Seekor unta. (Foto: unsplash)

Pembasmian Ribuan Unta di Australia Disebut Tak Manusiawi

Internasional 18 January 2020 15:48 WIB

Juru bicara partai berkuasa di Turki, Partai Keadilan dan Pembangunan, Omer Celik menyesalkan sikap Australia yang memilih untuk membasmi sekitar 5 ribu unta untuk mengatasi masalah kekeringan dan krisis air.

“Sangat menyedihkan jika 5 ribu unta di Australia harus ditembak dari helikopter. Adalah sangat merisaukan untuk memiliki rencana untuk membunuh lebih banyak unta dan hewan lain,” kata Omer Celik lewat Twitternya, dikutip dari Aa.com.

Ia menekankan jika tugas manusia adalah menjaga alam dan seisinya untuk diwariskan kepada generasi berikutnya. Pembunuhan hewan bukanlah cara yang baik untuk mewariskan bumi beserta isinya.

“Adalah hal yang mustahil untuk meninggalkan kehidupan yang baik bagi generasi berikutnya, dengan membunuh mahluk hidup. Binatang, tumbuhan, alam, semua adalah sahabat manusia,” tambahnya.

Ia percaya jika masalah kekeringan bisa diselesaikan dengan cara lain yang lebih manusiawi.

Sebelumnya, pemerintah di bagian Australia Selatan memutuskan untuk membasmi ribuan unta dengan cara menembaknya dari helikopter. Selain unta, pemerintah negara Kangguru itu juga membasmi kawanan kuda liar.

Unta yang disebut bukan satwa asli benua tersebut, dianggap banyak merusak fasilitas kota serta sumber air, ketika mencari air.

Langkah pembasmian dilakukan untuk mencegah rusaknya sumber air selama kekeringan yang terjadi beberapa tahun terakhir.

Penulis : Dyah Ayu Pitaloka

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

06 Apr 2020 15:00 WIB

Malang Raya Siapkan Instrumen untuk Berlakukan PSBB

Jawa Timur

Pemkot Malang bangun 4 posko untuk pantau pendatang.

06 Apr 2020 14:55 WIB

Terpilih Jadi Wagub DKI, Ini Profil Riza Patria

Politik

Riza Patria terpilih sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.

06 Apr 2020 14:45 WIB

Diprotes Netizen, Jalan Rungkut Menanggal Akhirnya Dibuka

Reportase

Netizen yang juga pengguna jalan protes atas penutupan jalan.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.