Digiring polisi, Ronaldinho dengan tangan diborgol menjalani persidangan. (Foto: Thesun)

Jalani Sidang Kasus Pemalsuan Dokumen, Ronaldinho Diborgol

Dunia 10 March 2020 14:12 WIB

Legenda sepakbola Brasil Ronadinho yang tersandung masalah pemalsuan dokumen ketika akan masuk Paraguay, ditahan sembari menunggu berakhirnya proses persidangan.

Beredar foto tangan Ronaldinho bersama kakaknya Roberto Assis diborgol. Saat digiring petugas, peraih Ballon d'Or 2005 dan pemain terbaik dunia FIFA 2004 dan 2005 ini berusaha menutupi borgol di tangannya.

Ronaldinho ditahan bersama kakaknya dan dua wanita tampak menggunakan kaos pink untuk menutupi pergelangan tangannya yang diborgol. Di belakangnya sang kakak juga ditahan. Ronaldinho usai jalani sidang di pengadilan Paraguay.

Kasus tersebut bermula pada Jumat 6 Maret 2020. Pria yang disapa Ronnie tersebut dan kakaknya berniat masuk ke Paraguay. Namun, pihak imigrasi yang mengenali, curiga dengan dokumennya. Dalam paspor, Ronaldinho disebutkan sebagai warga naturalisasi Paraguay.

Dalam paspor itu, Ronaldinho disebutkan sebagai warga naturalisasi Paraguay. Hingga akhirnya, polisi Paraguay mendapat keterangan dari Ronaldinho terkait siapa yang menyediakan identitas palsu untuknya.

Pemberi paspor palsu tersebut ternyata pengusaha asal Brasil, Wilmondes Sousa Lira. Yang menyedihkan, penangkapan Ronaldinho ini juga diindikasikan sebagai salah satu kegiatan pencucian uang atau kejahatan finansial lainnya.

Saat ini polisi Paraguay sedang mengembangkannya. Begitu juga pengadilan tinggi Paraguay sedang memeriksa data pajak dari orang-orang yang terlibat dalam kasus ini.

Sementara, pengacara Ronaldinho, Sergio Queiroz mengatakan, mantan pemain Barcelona dan AC Milan itu sebenarnya tidak perlu ditahan.

Penulis : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

01 Oct 2020 00:15 WIB

Pasien Pertama Dunia yang Sembuh dari HIV, Meninggal

Internasional

Timothy Ray Brown sembuh dari HIV di tahun 2007.

30 Sep 2020 23:05 WIB

Hobi Memaki, Lima Burung Beo Hilang dari Kebun Binatang

Internasional

Burung beo memaki burung dan pengunjung.

30 Sep 2020 22:45 WIB

Operasi Yustisi di Pasuruan, 53 Warga Terkena Sanksi Denda

Ngopibareng Pasuruan

Sebanyak 53 warga didenda Rp50 ribu perorang.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...