Chris Froome (ISN) tidak bergabung dengan teman-temannya dalam melaksanakan training camp di Spanyol. (Foto: Istimewa)

Chris Froome Berlatih di California, Tim ISN di Spanyol

05 Jan 2021 09:13

Lihat versi non-AMP di Ngopibareng.id

Dengan desain jersey baru, tim WorldTour, Israel Start-Up Nation (ISN) tampil lebih mewah dan elegan. Chris Froome, bintang utama tim ISN menjadi model saat peluncuran jersey tim bikinan perusahaan cycling apparel asal Israel, Jinga ini. Froome tidak sendiri, ditemani oleh Guy Sagiv, pembalap pertama asal Israel yang mengikuti Giro d’Italia 2018.

Desain jersey simpel, terbagi dua bagian dengan jelas. Putih di seperempat bagian atas, dan biru dongker di sisanya. Area putih bagian atas itu tertulis nama tim di dada kanan, Israel Start-Up Nation yakni organisasi non profit yang berbasis di Tel Aviv yang membantu perusahaan-perusahaan start up.

Bersanding dengan logo-logo sponsor lain yang lebih kecil. Seperti ban Maxxis, Jinga, Factor, dan lainnya. Lantas bagian bawah dibiarkan biru gelap dan kosong, hanya ada logo Cantina Fantini serta bintang logo ISN.

Chris Froome memamerkan jersey baru tim ISN. (Foto: Istimewa)

Setelah meluncurkan jersey secara online di akun Instagram dan website, tim ISN sejatinya melaksanakan training camp di Israel. Tetapi gara-gara pandemi covid19 yang tak kunjung usai, membuat Israel harus menutup semua perbatasan negara yang beribu kota Yerusalem ini.

Hal ini membuat tim ISN harus putar haluan melaksanakan training camp mulai minggu depan selama 10 hari di Girona, Spanyol. Memang, banyak tim balap sepeda kelas dunia yang berlatih di kota yang indah ini. Termasuk juga banyak pembalap-pembalap sepeda memilih tinggal di Girona, Spanyol.

Bahkan, mantan pembalap tim Orica Greenedge, Christian Meier tinggal dan membuka usaha café LaFabrica dan EspressoMafia serta toko sepeda The Service Course di Girona.

Jersey baru tim ISN lebih elegan dan mewah bikinan pabrik cycling apparel asal Israel, Jinga. (Foto: Instagram)

Chris Froome, bintang baru dan andalan tim ISN tidak bergabung dalam training camp ini. Pembalap asal Inggris ini memilih untuk tetap berlatih sendiri di California, Amerika Serikat.

“Setelah kami komunikasikan dengan Froome dan menimbang segala resiko dan demi kebaikan bersama serta tim, maka kami putuskan Froome untuk melanjutkan latihannya di Amerika Serikat,” bilang Paulo Saldanha, ISN head of performance.

Demi menjaga protokol kesehatan yang ketat, training camp tim ISN akan membagi tiga grup tergantung tipe cyclistnya. Ada kelompok pembalap Classics, ada juga kelompok pembalap spesialis juara etape. Juga ada kelompok sprinter.

Mereka berlatih sesuai dengan spesialisasinya masing-masing dan harus bersiap untuk memulai musim 2021 dengan mengikuti Challenge Mallorca, 28 Januari 2021.