Jari Siswi SMPN 2 Jetis Mojokerto Nyangkut di Lubang Kunci, Damkar Turun Tangan
Aksi iseng seorang siswi SMPN 2 Jetis, Kota Mojokerto, berujung panik massal di sekolahnya. Jari tengah tangan kirinya nyangkut di lubang kunci jendela kelas dan tak bisa dilepaskan, Senin, 28 Oktober 2025.
Siswi bernama Alyah Rohali itu awalnya hanya iseng memasukkan jarinya ke lubang kunci. Tapi nahas, lubang logam itu malah menjepit jarinya kuat-kuat. Upaya teman dan guru untuk menolong tak membuahkan hasil.
Guru akhirnya memutuskan melepas seluruh peranti kunci dari daun jendela, tapi tetap saja tak bisa. Alyah pun dibawa ke Markas Damkar BPBD Kota Mojokerto di Jalan Bhayangkara dengan kondisi jari masih terjebak di besi kunci.
“Sekitar pukul 09.00 pihak sekolah datang minta bantuan. Kami langsung tangani,” kata Ganesh P. Kresnawan, Kepala Pelaksana BPBD Kota Mojokerto, Selasa 29 Oktober 2025.
Karena jari Alyah sudah bengkak, petugas Damkar menggunakan gerinda mini untuk memotong besi. Butuh waktu sekitar 15 menit sebelum jari itu benar-benar bebas. Beruntung, proses pemotongan berjalan aman tanpa menimbulkan luka serius.
Ganesh mengungkap, ternyata kejadian ini bukan pertama kalinya. “Informasi dari sekolah, siswi itu sudah beberapa kali melakukan hal serupa. Biasanya bisa lepas sendiri. Mungkin kali ini dipaksa, jadi macet,” ujarnya sambil tersenyum.
Beruntung, aksi cepat petugas Damkar menyelamatkan si siswi dari situasi yang bikin tegang, sekaligus jadi pelajaran agar tak main-main dengan lubang kunci lagi.
Advertisement