Emak-emak ‘Arisan Naik Pikap’ Mojokerto Dipanggil Polisi, Minta Maaf dan Klarifikasi
Polisi akhirnya memanggil pemilik akun TikTok @rgtap3, yang sebelumnya viral karena mengunggah video “arisan naik pikap keliling Mojokerto”. Perempuan bernama Regita itu datang ke Polres Mojokerto Kota untuk memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
Dalam video yang sempat ramai di media sosial, tampak sekelompok ibu-ibu duduk di atas bak pikap sambil menggelar arisan keliling di kawasan Perumahan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Aksi itu menuai perhatian warganet karena disebut-sebut menggunakan mobil milik polisi.
Namun, Regita menegaskan hal itu tidak benar. Dalam pernyataannya, ia mengaku khilaf dan menyesal telah membuat konten yang berpotensi menyesatkan publik.
“Saya Regita, pemilik akun TikTok @rgtap3 yang kemarin meng-upload video arisan on the road di Mojokerto di atas mobil pikap, sehingga menjadi viral. Sebenarnya yang saya lakukan itu salah dan tidak patut dibuat konten, karena kendaraan pikap digunakan untuk barang,” ujar Regita dalam klarifikasinya, Kamis (23/10/2025).
Ia juga membantah klaim di kolom komentar yang menyebut kendaraan itu milik polisi.
“Itu semua tidak benar, karena mobil tersebut murni kendaraan sewa. Oleh karena itu, saya memohon maaf kepada pihak Kepolisian Republik Indonesia atas viralnya video saya dan ketidakteduhan yang sudah saya buat. Terima kasih dan mohon maaf yang sebesar-besarnya,” imbuhnya.
Sementara itu, Kanit Turjawali Polres Mojokerto Kota, Ipda Slamet Haryono, mengimbau masyarakat agar tetap memperhatikan aturan lalu lintas dalam membuat konten di jalan.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat apabila membuat konten tetap mematuhi aturan lalu lintas, patuhi rambu-rambu, dan jaga keselamatan baik untuk diri sendiri maupun pengguna jalan lain,” kata Ipda Slamet.
Polisi juga menegaskan tidak ada unsur pelanggaran berat dalam kejadian tersebut karena aktivitas dilakukan di area perumahan tertutup, namun tetap memberi peringatan agar tidak diulangi.
Video “arisan naik pikap” itu sebelumnya viral di TikTok dan telah ditonton ribuan kali. Aksi nyeleneh ibu-ibu tersebut sempat disebut “arisan anti mainstream” oleh warganet.
Advertisement