Gelontorkan Bantuan Jagung ke Jember, Mentan: Tahun Depan Tak Boleh Ada Lagi Miskin Ekstrem
Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengeluarkan pernyataan tegas saat membuka festival sapi, di Jember, Sabtu, 01 November 2025. Ia menyebut pemerintah pusat telah menyiapkan langkah konkret untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Jember, salah satunya melalui program penanaman jagung di lahan masyarakat miskin.
Amran menyatakan dirinya merasa terpanggil saat mengetahui Jember merupakan Kabupaten dengan jumlah warga miskin ekstrem terbanyak di Jawa Timur. Karena itu, Amran mengajak Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Jember, ikut Jakarta untuk menerima bantuan.
Amran menegaskan pihaknya telah menyiapkan bibit jagung untuk 3.000 hektare lahan yang akan dibagikan kepada keluarga miskin ekstrem. Data yang diperolehnya, dari 124 ribu warga miskin ekstrem di Jember kurang lebih ada 30.000 keluarga miskin ekstrem di Jember.
“Kalau masing-masing menanam 0,3 hektare jagung, maka dalam waktu dekat kemiskinan ekstrem bisa selesai. Tapi harus ditanam, jangan hanya disimpan,” ujar Amran dengan nada serius di hadapan Bupati Jember dan jajaran Forkopimda.
Amran menegaskan melalui bantuan tersebut pemerintah sudah bisamenuntaskan kemiskinan ekstrem di Jember pada tahun 2026 mendatang.
“Tahun depan tidak boleh ada lagi miskin ekstrem di Jember. Saya akan datang lagi untuk memastikan program ini benar-benar selesai,” tegasnya.
Selain menyiapkan bibit, Amran juga memastikan petani akan mendapatkan harga panen yang menguntungkan. Amran menyebut Bulog akan menjadi offtaker hasil panen dengan harga minimal Rp5.500 per kilogram.
“Offtaker-nya Bulog. Jangan ditawar. Minimal Rp5.500 per kilogram, kalau mau Rp6.000 silakan. Tapi Rp5.500 wajib. Ini perintah,” tegasnya.
Selain itu, Amran juga mengungkapkan, pengembangan sektor pertanian di Jember tidak hanya terbatas pada jagung. Pemerintah juga menyiapkan pengembangan kopi seluas 20.000 hektare, kakao 50.000 hektare, serta bantuan irigasi untuk memperkuat ekonomi petani Jember.
“Bupati dan Wagub Jawa Timur harus maksimalkan ini. Dulu kita bantu Rp2 triliun untuk bibit dan olah tanah di Jawa Timur. Sekarang bola di tangan daerah,” pungkasnya.
Diketahui selain menyiapkan bantuan bibit, Amran juga menyiapkan bantuan berupa 30 ekor kambing khusus warga miskin ekstrem.
Sementara itu, Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyampaikan terimakasih atas kepedulian Menteri Pertanian kepada masyarakat miskin ekstrem Jember. Gus Fawait memastikan seluruh bantuan akan disalurkan dengan baik dan tepat sasaran, sehingga berdampak pada pengentasan kemiskinan ekstrem.
Advertisement