Buka Festival Sapi Jember, Menteri Pertanian Serahkan Bantuan untuk Peternak dan Fakir Miskin
Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, membuka Festival dan Expo Sapi Bupati Jember Cup Season II di Jember Sport Garden (JSG), Sabtu, 1 November 2025.
Acara yang digelar Pemkab Jember bersama Asosiasi Peternak dan Penggemuk Sapi Indonesia (APPSI) itu diikuti lebih dari 200 peserta.
Pada kesempatan itu Menteri Amran menyerahkan bantuan lima ekor sapi limousin kepada APPSI serta 30 ekor kambing kepada masyarakat fakir miskin di Jember.
Ia juga juga menyiapkan bantuan bibit jagung bagi para petani miskin sebagai langkah nyata mengentaskan kemiskinan ekstrem di daerah itu.
“Melalui festival ini, kita tidak hanya membangun semangat kompetisi sehat di kalangan peternak. Tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Peternakan dan pertanian adalah dua sektor yang harus terus kita dorong agar menjadi tulang punggung ekonomi rakyat,” ujarnya.
Amran berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ajang edukasi dan berbagi pengetahuan antar peserta. Peternak bisa saling belajar cara merawat sapi dengan baik, mengatasi penyakit, dan meningkatkan bobot ternak.
“Semua itu akan berdampak pada peningkatan ekonomi keluarga peternak,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua MPR RI sekaligus Dewan Pembina APPSI, Ahmad Muzani juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada Bupati Jember Muhammad Fawait atas inisiatif pemerintah daerah dalam menyelenggarakan kontes sapi yang sepenuhnya dibiayai APBD tanpa mencari sponsor dari pihak swasta.
“Ini penyelenggaraan kontes sapi yang luar biasa, Karena langsung disponsori oleh Pemerintah Kabupaten Jember. Atas nama para peternak sapi di seluruh Indonesia, saya menyampaikan terima kasih kepada Bupati Jember,” ujarnya.
Ahmad Muzani juga mengapresiasi kehadiran Menteri Pertanian yang datang langsung dari Jakarta menggunakan pesawat pribadi di hari libur demi memberi dukungan kepada para peternak.
“Pak Amran adalah sosok yang responsif. Saat wabah penyakit kuku dan mulut (PMK) merebak, beliau langsung turun tangan dan menambah pasokan vaksin hingga tiga kali lipat dari permintaan kami. Bahkan vaksin diberikan secara gratis,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ahmad Muzani berharap generasi muda semakin tertarik untuk terjun ke dunia peternakan, baik sapi potong maupun sapi perah.
“Sapi perah akan menjadi peluang usaha besar karena kebutuhan susu segar nasional terus meningkat. Terutama untuk mendukung program makan bergizi gratis. Ini peluang besar bagi peternak muda,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, menambahkan, Provinsi Jawa Timur merupakan basis utama peternakan sapi di Indonesia. Jumlah sapi potong di Jawa Timur mencapai 3,11 juta ekor, sementara sapi perah sekitar 292 ribu ekor, atau 60 persen dari total sapi perah nasional.
“Potensi tersebut membuktikan betapa pentingnya sektor peternakan bagi perekonomian Jawa Timur,” ujarnya.
Emil juga melaporkan keberhasilan Pemprov Jatim menyalurkan lebih dari tiga juta dosis vaksin PMK hanya dalam waktu dua bulan. Keberhasilan itu bukan karena pejabatnya, tapi karena kerja keras para penyuluh peternakan di lapangan.
Sementara itu, Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan, festival sapi bukan sekadar ajang kontes. Tetapi juga bagian dari strategi pengentasan kemiskinan di wilayahnya.
“Jember adalah kabupaten dengan jumlah penduduk terbesar ketiga di Jawa Timur. Namun, kami masih menghadapi masalah kemiskinan yang serius. Berdasarkan data Kementerian Sosial, tingkat kemiskinan ekstrem tertinggi di Jawa Timur ada di Jember,” ujarnya.
Gus Fawait menjelaskan, sebagian besar masyarakat miskin di Jember tinggal di daerah pedesaan, pinggir hutan, kebun, dan pantai dan mayoritas bekerja sebagai petani serta peternak. Karena itu, sektor peternakan dan pertanian menjadi fokus utama dalam mengatasi kemiskinan ekstrem.
Advertisement