Wakil Presiden Jusuf Kalla. (Foto: Media Indonesia)
Wakil Presiden Jusuf Kalla. (Foto: Media Indonesia)

Wapres: Masyarakat yang Adaptasi Gaya Makan Orang Eropa Bisa Sebabkan Banjir, Kok Bisa?

Ngopibareng.id Pemerintahan 08 March 2018 05:32 WIB

Wakil Presiden Jusuf Kalla, mengatakan bencana banjir di daerah salah satunya disebabkan oleh perubahan pola hidup masyarakat yang mengadaptasi gaya makan orang Eropa.

"Hampir semua daerah yang rawan banjir berada di daerah yang bukitnya ditanami sayur-sayuran untuk daerah dingin. Pengaruh Eropa ini, kolonial, makan kentang, makan kol, dan sebagainya. Itu menyebabkan daerah di bawahnya jadi terbuka, daratannya terbuka, maka air tidak lagi sampai menetap di situ," kata Wapres Jusuf Kalla saat membuka Lokakarya dan Seminar Nasional "Membangun Masyarakat Tangguh Bencana secara Inklusif dan Berkelanjutan" di Jakarta, Rabu, 7 Maret 2018.

Akibatnya, lanjut Wapres, bukit-bukit yang ada di daerah dataran tinggi dijadikan lahan untuk menanam sayur-sayuran guna memenuhi tuntutan gaya hidup masyarakat tersebut.

"Dulu kita makan sayurnya itu kangkung, yang tumbuh di daerah rendah saja. Sekarang ini macam, ya kentang lah, kol lah, apa lah; itu terjadi di Garut begitu juga di Dieng. Jadi karena pengaruh kebiasaan makan yang sekarang tentu sulit dihentikan," katanya.

Guna menanggulangi keterbatasan lahan dataran tinggi, yang semakin sedikit akibat penanaman masif di dataran tinggi, Wapres berharap ada inovasi supaya jenis sayur-sayuran dataran tinggi tersebut dapat ditanam di dataran rendah.

"Jadi sekarang bagaimana kita mendorong teman-teman peneliti, untuk bagaimana membuat riset bahwa sayur-sayuran seperti itu juga bisa tumbuh di daerah rendah, bukan di daerah ketinggian saja," ujarnya. (frd/ant)

Penulis : Farid Rahman

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

20 Oct 2020 18:00 WIB

Musim Hujan Datang, DPRD Surabaya Warning Masalah Banjir

Surabaya

Baktiono minta tak ada lagi masalah banjir tahun ini

18 Oct 2020 12:15 WIB

Tertimbun Longsor, 22 Tentara Vietnam Hilang

Internasional

Vietnam menghadapi bencana hujan dan banjir terparah tahun ini.

15 Oct 2020 22:20 WIB

Warga Semampir Wadul, Machfud Arifin akan Atasi Banjir Surabaya

Pilkada

Warga mengeluh tak pernah mendapat perhatian Pemkot Surabaya.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...