Viral, warga Maluku ambil paksa jenazah terduga positif covid dari mobil jenazah (Foto: Dok @makassar_iinfo)

Viral, Warga Maluku Ambil Paksa Jenazah Diduga Positif Covid

Reportase 27 June 2020 22:55 WIB

Sebuah video viral di media sosial Instagram datang dari Maluku, Ambon. Video tersebut diunggah akun @makassar_iinfo. Video berdurasi 36 detik itu memperlihatkan sejumlah warga mengambil paksa sebuah peti mayat dari mobil kala menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Hunuth. Terdengar teriakan kata “Allahu Akbar”.

Dari caption yang ditulis pemilik akun diketahui kejadian tersebut berlangsung pada Jumat, 26 Juni 2020 di Jalan Jenderal Sudirman Negeri Batumerah. Jenazah tersebut diduga tertular covid-19. Namun, menurut salah satu warga, Glendly Somae Kopong, jenazah yang berinisal HK wafat lantaran mengidap penyakit kanker.

Massa menolak jenazah dimakamkan sesuai protokol covid dan mengarak jenazah secara beramai-ramai ke rumah duka. Imbauan petugas pun tidak diindahkan.

Sejak diunggah, ada sebanyak 156 ribu lebih viewer dan mendapat 710 komentar. Tanggapan warganet pun beragam. Ada yang memberi pujian terhadap kota Makassar yang menjadi percontohan. Akun @azlansyahreza menulis, “Sudah meniru jejak di Makassar. Selamat atas penambahan covid di kota anda. Wkwkwkwk,”.

Terdapat pula pengguna yang menyayangkan aksi tersebut. “Astaghfirullah ga ngerti lagi bagaimana mau buru-buru kelar nih covid, ya ampun,” tulis akun @khoirunnisa 737.

Terakhir, ada salah satu warganet yang menanggapi dengan komentar bernada candaan. Akun @_felikss_ berkomentar, “Rebutan tiket masuk surga nih,”.

View this post on Instagram

Warga di Ambon Adang Mobil dan Ambil Paksa Jenazah yang Diduga Terpapar Corona ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ . Warga di Ambon, Maluku mengadang mobil jenazah dan mengambil paksa jenazah dalam peti yang diduga terpapar COVID-19. Kejadian tersebut terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Negeri Batumerah, Kota Ambon, Jumat (26/6/), saat mobil jenazah dan beberapa petugas yang menggunakan APD hendak menuju TPU Hunuth. "Kejadian terjadi tadi sore. . Masyarakat halangi ambulans dan mereka ambil mayat. Katanya yang meninggal bukan karena COVID-19 tapi (karena) kanker. Bukan beta (saya) yang bilang," tulis Akun facebook Glendy Somae Kopong, yang mengunggah video kejadian tersebut, ketika ditanya cermat. Di lokasi kejadian, tak jauh dari eks lokalisasi Tanjung Batumerah itu, terlihat ratusan warga mengadang mobil jenazah bernomor Polisi DE 9004 AM, sekitar pukul 15.22 WIT. . Massa yang berkerumun langsung membuka pintu belakang mobil yang membawa peti jenazah lalu mengeluarkan peti jenazah dan menggotongnya beramai-ramai ke rumah duka. . Ratusan warga tersebut menolak jenazah warga setempat berinisial HK dimakamkan dengan protokol COVID-19. Sejumlah petugas yang menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap berusaha memberikan pemahaman kepada warga namun warga tidak menghiraukan imbauan petugas. . "Kasih turun. Kasih turun. Ambil-ambil. Kamorang paleng (Kalian keterlaluan). Katongsaudara seng COVID (Saudara kami tidak COVID)," teriak warga sambil mengeluarkan peti jenazah dari dalam mobil. . Salah satu warga di lokasi kejadian yang enggan namanya disebut mengatakan, warga tidak mau almarhum dimakamkan dengan prosedur COVID-19. . Mereka meyakini almarhum tidak terpapar COVID-19, sehingga mereka memutuskan untuk secara beramai-ramai mengadang mobil jenazah tersebut. . Artikel : Kumparan.com

A post shared by OFFICIAL MAKASSAR INFO (@makassar_iinfo) on

Penulis : M. Rizqi

Editor : Dyah Ayu Pitaloka

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

08 Aug 2020 20:55 WIB

Warga Sidoarjo Minta Pemkab Bikin Jalur Khusus Sepeda

Jawa Timur

Belum ada jalur khusus sepeda di Sidoarjo.

08 Aug 2020 20:15 WIB

Bosan Video Call, Perusahaan Ini Tawarkan Mesin Hologram

Aplikasi

Mesin hologram pengganti video call.

08 Aug 2020 19:45 WIB

Jatim Jadi Zona Abu-abu di Peta Satgas Covid-19 Pusat

Jawa Timur

Warna abu-abu muncul jika peta diakses menggunakan telepon.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...