Data terbaru kasus pandemi corona atau Covid-19. (Grafis: Instagram ngopibareng.id/Aldino)

Update Corona di Indonesia: Tambah 949, Total 21.745 Positif

Nasional 23 May 2020 17:21 WIB

Pemerintah memperbarui data kasus positif virus corona (Covid-19). Kasus positif Corona di Indonesia sebanyak 21.745 atau bertambah 949 kasus per Sabtu, 23 Mei 2020.

Pernyataan itu disampaikan juru bicara pemerintah terkait penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, dalam jumpa pers yang disiarkan langsung di akun YouTube BNPB, Sabtu 23 Mei 2020. Yuri mengungkapkan jumlah pasien corona yang sembuh sebanyak 5.249 orang dan yang meninggal dunia 1.351 orang.

Berikut ini rincian kasus positif yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia, yakni Aceh 19 kasus, Bali 380, Banten 768, Bangka Belitung 36, Bengkulu 69, DI Yogyakarta 220, DKI Jakarta 6.400, Jambi 91, Jawa Barat 2.002, Jawa Tengah 1.234, Jawa Timur 3.129,  Kalimantan Barat 140, Kalimantan Timur 271, Kalimantan Tengah 290, Kalimantan Selatan 572, dan Kalimantan Utara 163.

Selanjutnya Kepulauan Riau 141, Nusa Tenggara Barat 464, Sumatera Selatan 693, Sumatera Barat 438, Sulawesi Utara 198, Sumatera Utara 285, Sulawesi Tenggara 211, Sulawesi Selatan 1.205, Sulawesi Tengah 118, Lampung 105, Riau 109, Maluku Utara 99, Maluku 157, Papua Barat 119, Papua 437, Sulawesi Barat 86, Nusa Tenggara Timur 79, dan Gorontalo 47. Sedangkan dalam proses verifikasi di lapangan sebanyak 21 kasus.

Sebelumnya, berdasarkan data pada Jumat 22 Mei 2020, kasus positif corona di Indonesia tercatat mencapai 20.796. Angka pasien sembuh 5.075 orang dan yang meninggal dunia 1.326 orang.

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

29 May 2020 01:00 WIB

DPRD Jatim Dukung Penerapan New Normal

Jawa Timur

"Hidup berdampingan dengan corona" harus siap new normal.

29 May 2020 00:46 WIB

Risma Paparkan LKPJ 2019 di DPRD Kota Surabaya

Surabaya

Risma menjelaskan berbagai program yang telah dijalankan pada 2019.

29 May 2020 00:30 WIB

Cegah Covid-19, Kemendikbud Laksanakan PPDB secara Online

Pendidikan

PPDB harus sesuai protokol kesehatan saat pandemi corona.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.