Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera. (Foto: Haris/ngopibareng.id)

Ternyata Mayat dalam Koper Dibunuh dengan Banyak Senjata

Kriminalitas 08 April 2019 14:48 WIB

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera menyebut pembunuhan Budi Hartanto (28) tidak hanya menggunakan satu senjata tajam. Dugaan ini berdasarkan hasil ini autopsi.

"Itu tidak dilakukan dengan satu senjata. Satu alat pemotong. Bisa saja pisau," kata Barung, Senin 8 April 2019.

Polisi juga menduga kasus pembunuhan dan mutilasi itu sudah direncanakan oleh pelaku sebelumnya. Pasalnya, pelaku telah menyiapkan beberapa hal seperti senjata tajam, koper hingga lokasi pembuangan jenazah hingga kepala korban.

"Sebelum dia meninggal ternyata almarhum melakukan perlawanan, ada beberapa tangkisan yang dilakukan korban. Dari autopsi kita, kita mengarah pada perencanaan. Mengarah pada perencanaan, ada koper dipersiapkan, ada senjata tajam direncanakan, ada tempat pembuangannya," lanjut dia.

Selain itu, polisi juga menemukan beberapa penangkisan di tangan bagian kiri dan kanan korban. Sementara untuk pemotongan bagian leher, dilakukan pelaku saat korban telah meninggal dunia sebagai upaya menghilangkan jejak.

"Jadi ada dua upaya, pertama untuk menghilangkan jejak dan yang kedua ternyata kopernya tidak muat kalau lehernya tidak dipotong. Sehingga dilakukan pemotongan," ujar Barung. (hrs)

Penulis : Haris Dwi

Editor : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

05 Jun 2020 09:51 WIB

Langgar PSBB, Kedai Abu Giras Menur Dirazia Aparat

Surabaya

Kedai Kopi Abu Giras, tempat cangkruk penikmat kopi di Jalan Menur.

05 Jun 2020 09:40 WIB

Abaikan Protokol Covid, Pemkot Malang Tutup Kafe Selama 3 Hari

Jawa Timur

Total sebanyak 86 orang yang dilakukan rapid test.

05 Jun 2020 09:30 WIB

Kunci Jawaban Belajar dari Rumah, SMP: Menjaga Hutan Indonesia

Pendidikan

Materi Menjaga Hutan Indonesia menjadi bahan belajar siswa SMP.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...