Terkait Pilkada, Kiai Said: Proses Pendewasaan Politik Warga NU

Ngopibareng.id Khazanah 08 March 2018 17:09 WIB

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama berpandangan, tahun Pilpres, Pilkada dan Pileg ini sebagai proses demokrasi yang harus dihadapi secara dewasa dan dijalani dengan tenang dan damai.  Ketua Umum PBNU, Prof. Dr. KH Said Aqil Siroj, MA mengatakan di tahun demokrasi ini Pengurus NU, baik di Lembaga maupun Badan Otonom harus tunduk terhadap aturan organisasi.

"Yang paling mudah tunduk kepada aturan NU itu, semua Pengurus NU tidak boleh menggunakan atribut NU untuk kepentingan politik praktis. Ini aturan mutlak, tidak boleh ditawar," ujar Kiai Said Aqil, dalam keterangan diterima ngopibareng.id.

Kiai Said menambahkan sebagai warga negara, Pengurus NU boleh memilih dan dipilih. Konsekuensi organisasi saat dipilih itu ada. Begitu juga aturan saat memilih, juga ada. Etika berpolitik bagi Pengurus NU itu sudah jamak diketahui Pengurus NU baik di Lembaga maupun Badan Otonom.

"Saya tidak perlu menggurui karena aturan NU sudah diketahui oleh Pengurus. Karena itu PBNU hanya menyegarkan kembali atas etika berpolitik bagi Pengurus NU," imbuh Pengasuh Pondok Pesantren as-Tsaqafah Ciganjur tersebut.

Berkaitan dengan beberapa kader NU yang mengikuti kontestasi Pilkada, Kiai Said Aqil menyerukan agar menjunjung tinggi etika berpolitik NU dan menjaga persaudaraan sesama warga bangsa. Menurut Kiai Said Pilkada tidak lebih penting daripada persaudaraan sesama anak bangsa.

"Bagi politisi kekuasaan itu penting untuk mewujudkan idealisasinya. Tidak kalah penting adalah persaudaraan untuk mewujudkan ketenangan dan ketenteraman kehidupan anak bangsa," kata Kiai Said.

Demikian itu pula hasil Rapat Syuriah-Tanfidziyah yang digelar di Jakarta, Selasa (6/3/2018). Rapat Syuriah-Tanfidziyah PBNU dimulai sejak siang hari dan baru selesai menjelang tengah malam. Beberapa agenda yang dibahas adalah tentang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan tahun politik Indonesia. (adi)

Penulis : Riadi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

26 Jan 2021 11:10 WIB

MK Mulai Sidangkan Perkara Sengketa Pilkada 2020

Pilkada

Hari ini sebanyak 35 perkara disidang.

21 Jan 2021 15:45 WIB

Hadapi Gugatan Pilwali di MK, Er-Ji Siapkan Tim Advokasi

Pilkada

Bahkan mereka sudah mendaftarakan diri di MK sebagai pihak terkait

20 Jan 2021 11:50 WIB

Katib Aam PBNU akan Hadiri Konferensi Internasional di Vatikan

Internasional

Konferensi radikalisme agama di Vatikan ini dilaksanakan secara virtual.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...