Rilis kasus pencurian di Mapolresta Malang Kota, Jawa Timur. (Foto: Lalu Theo/Ngopibareng.id)

Teman Nongkrong Curi Handphone Teman Sendiri

Kriminalitas 15 July 2020 15:31 WIB

Satreskrim Polresta Malang Kota menangkap 6 pelaku pencurian handphone. Diketahui bahwa keenam pelaku tersebut 5 orang merupakan anak di bawah umur kisaran usia antara 15-16 tahun dan satu orang dewasa inisial, EA, usia 23 tahun. Dalam kasus tersebut ada dua orang yang menjadi korban pencurian handphone. Antara korban dan pelaku merupakan teman nongkrong.

Kejadian pencurian tersebut berlangsung pada Jumat 12 Juni 2020, sekitar pukul 21.00 WIB, dengan lokasi di tempat pemakaman, kawasan Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Saat korban dan tersangka lagi nongkrong bareng di lokasi tersebut.

"Lalu dalam perjalanannya kedua korban ini diajak oleh salah satu pelaku anak untuk membeli makanan. Tetapi sebelum membeli makanan mereka diminta untuk meninggalkan handphone di dalam jok motor," ungkap Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata, pada Rabu 15 Juli 2020.

Leo melanjutkan, setelah korban pergi meninggalkan handphonenya untuk membeli makan. Pelaku anak yang lainnya, mencoba memasukkan tangannya ke dalam jok motor dan merampas handphone milik kedua korban tersebut.

"Setelah korban kembali. Handphone tidak ada. Pelaku anak berasalan mereka didatangi oleh orang dewasa yang habis, lalu mereka dipukuli dan diancam dengan senjata tajam. Sehingga kedua handphone korban diambil," tuturnya.

Kedua korban anak kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada orangtuanya. Laporan masuk kepada polisi pada 11 Juli 2020. Setelah diselidiki lebih lanjut, dugaan mengarah kepada pelaku dewasa, yaitu EA.

Pelaku dewasa inisial EA kemudian ditangkap di pinggir Jalan Muharto, Blimbing, Kota Malang pada 11 Juli 2020. Setelah kasus dikembangkan lebih lanjut ternyata, ada 5 tersangka lainnya, yang merupakan pelaku anak di bawah umur.

"Tersangka total ada 6 orang tapi kami hadirkan hanya satu di sini yang dewasa. Karena yang lima di bawah umur," kata Leo.

Dari tangan pelaku polisi mengamankan dua buah unit handphone masing-masing dengan merk Oppo dan Xiaomi. Serta 3 unit motor. Satu motor milik korban dan dua motor milik pelaku yang dijadikan sarana pencurian.

"Tersangka dikenakan pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan ancaman hukuman 7 tahun penjara," terang Leo.

Untuk pelaku dewasa, lanjut Leo, saat ini proses hukum masih terus berjalan. Sedangkan untuk 5 tersangka lainnya, diurus oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Malang Kota.

"Untuk pelaku anak biasanya (hukuman) lebih ke diversi," tutup Leo.

Penulis : Lalu Theo Ariawan Hidayat Kabul

Editor : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

07 Aug 2020 23:26 WIB

Tegal Diminta Lebih Serius Tangani Pandemi

Nusantara

Ganjar minta pemerintah Tegal lebih serius.

07 Aug 2020 23:15 WIB

10 Hari Lagi Rumput Standar FIFA untuk GBT Datang

Surabaya

Pemkot Surabaya sedang mempercepat pengerjaan renovasi GBT

07 Aug 2020 23:05 WIB

Dilarang Dangdutan di Kampanye Terbuka Pilkada 2020

Nasional

Peserta Pilkada 2020 terancam didiskualifikasi jika melanggar aturan.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...