MEROKOK: Bung Karno bersama Krushchev di Moskow pada 1960. (foto: dok sejarah)
MEROKOK: Bung Karno bersama Krushchev di Moskow pada 1960. (foto: dok sejarah)
Humor Sehari-hari

Tanda Tangan di Moskow, Ini Kisah Bung Karno dan Krushchev

Ngopibareng.id Humor Sufi 15 July 2018 07:01 WIB
Setelah mendengarnya, Krushchev berkata dalam bahasa Inggris "Wah, kalau begitu Tuan bisa digolongkan rampok".

Presiden Sukarno alias Bung Karno dan PM Uni Soviet Nikita Khrushchev jadi saksi penandatanganan naskah pinjaman dana untuk membeli senjata yang akan digunakan membebaskan Irian Barat.

Yang menandatangani adalah Menlu RI Subandrio dan Menlu Uni Soviet Andrey Gromyko.

Sebelum menandatangani naskah perjanjian, Subandrio menoleh kepada Bung Karno. Sambil tersenyum Bung Karno berkata "Wis Ban,teken wae, mengko toh kita ngemplang"(Sudah Ban,tandatangani saja, nanti toh gak usah bayar)

Ternyata ucapan itu oleh penerjemah Rusia disampaikan ke Krushchev.

Setelah mendengarnya, Krushchev berkata dalam bahasa Inggris "Wah, kalau begitu Tuan bisa digolongkan rampok".

Keduanya tersenyum, tetapi Bung Karno sempat 'sewot' sehingga berjalan sendiri meninggalkan Krushchev sambil 'melengos'.

Buru-buru Presiden Uni Soviet itu mengejar Bung Karno, lalu keduanya tersenyum lagi.

Belakangan ketahuan rupanya penerjemah dan notulis negara beruang merah itu mengerti dan bisa berbahasa Jawa.

(Diceritakan Menpen Achmadi yang ikut hadir pada pertemuan tersebut kepada Mentranskop Achadi, dari Humor bersama Bung Karno)

Penulis : Riadi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

03 Mar 2021 11:47 WIB

Saat Menyampaikan Pidato, Nasruddin pun Berulah...

Humor Sufi

Humor sufi bersama Nasruddin Hoja

02 Mar 2021 10:47 WIB

Lelucon Terkini, Nasib Seorang Pecandu Alkohol

Humor Sufi

Tentang minuman keras dalam keluarga

02 Mar 2021 09:58 WIB

Kepala Negara Tak Becus! Ini Cara Mengganti Tanpa Kudeta

Humor Sufi

Humor politik di masa pandemi Covid-19

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...