Tes mandiri yang dilakukan secara online. (Foto: Istimewa)

Seleksi Mandiri Unair Dilakukan secara Online

Pendidikan 15 August 2020 22:15 WIB

Usai pengumuman penerimaan mahasiswa baru Jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), Universitas Airlangga (Unair) langsung menggelar ujian Jalur Mandiri secara online. Ujian yang berlangsung pada 14-15 Agustus itu diperuntukkan bagi jenjang sarjana, diploma, dan alih jenis.

Ketua Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) UNAIR Dr. Achmad Solihin S.E., M.Si.mengatakan, proses seleksi kali ini merupakan hal yang baru karena dilakukan secara online. Proses pelaksanaannya pun dilangsungkan oleh peserta ujian dari rumah masing-masing.

"Kali ini, peserta tidak perlu ke kampus. Mereka bisa mengerjakan dari rumah. Alhamdulilah sesi pertama bisa berjalan dengan baik. Hanya terkendala koneksi dan ada beberapa peserta yang masih bingung. Hal itu wajar mengingat ini semua hal yang baru. Tapi secara garis besar semua lancar," ujarnya.

Ujian yang berlangsung selama dua hari dan terbagi dalam tiga sesi. Ada sebanyak 7.790 peserta dari jenjang sarjana, 1.900 peserta dari jenjang vokasi, dan 360 peserta dari jenjang alih jenis.

Peserta yang mengikuti ujian tersebut, ujar Achmad Solihin, diawasi oleh pengawas sebanyak 150 orang dengan masing-masing pengawas bertugas mengawasi 20 peserta.

"Peserta diawasi oleh pengawas dengan masing-masing 20 peserta tiap 1 pengawas. Tempat pengawas terbagi di empat lokasi yakni di PPMB, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Farmasi, dan Fakultas Keperawatan," jelas dia.

Perihal teknis proses seleksi, pihak PPMB dibantu langsung oleh tim dari Direktorat Sistem Informasi. Dalam hal ini, Ketua DSI UNAIR Badrus Zaman S.Kom., M.Cs., menjelaskan, ujian yang berlangsung selama 110 menit itu telah disiapkan dengan sangat baik dan matang dari jauh hari. Baik dari server, jaringan, maupun berbagai hal lain yang sangat terkait dengan proses ujian.

"Karena ini online dan peserta mengerjakan dari rumah masing-masing, maka koneksi yang stabil dan perangkat yang mencukupi sangat dibutuhkan," terangnya.

Secara teknik, tambah Badrus, peserta harus mempersiapkan dua hal. Pertama laptop untuk peserta ujian dan handphone untuk monitoring peserta dari Zoom oleh pengawas.

Dari pantauan pihak DSI, peserta yang mengikuti ujian berasal dari wilayah yang sangat beragam. Sebagian besar tersebar di berbagai wilayah di Indonesia dan ada beberapa dari negara.

"Sebagian besar memang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Namun ada pula yang mengikuti dari luar negeri seperti Amerika, Saudi Arabia, Malaysia, Korea Selatan, Italia, Ukrania, dan banyak lagi," tandasnya.

Ujian Jalur Mandiri bakal diumumkan pada 21 Agustus 2020. Bagi peserta yang belum berhasil lolos pada jalur ini, Unair masih membuka kesempatan bagi peserta untuk melakukan seleksi Jalur Mandiri Kemitraan.

Penulis : Pita Sari

Editor : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

26 Sep 2020 23:04 WIB

Rossi Resmi Pindah ke Tim Satelit Petronas Yamaha

MotoGP

Rossi bertukar dengan pembalap Fabio Quartararo.

26 Sep 2020 22:51 WIB

Wapres Harap Lulusan STIF Syentra Jadi Cendekiawan Muslim Moderat

Pendidikan

Wapres minta lulusan STIF Syentra jadi cendekiawan muslim yang moderat.

26 Sep 2020 22:30 WIB

Mahasiswa UB Manfaatkan Daun Kersen Untuk Obati Sariawan

Pojok Unibraw

Daun kersen saat ini kurang termanfaatkan.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...