Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. (Foto:Antara)

Sebut Propaganda Rusia, Jokowi Bukan Tuding Rusia Campuri Pilpres

Politik 05 February 2019 07:44 WIB

Joko Widodo tidak menuding Negara Rusia mencampuri Pilpres Indonesia, terkait pernyataan soal propaganda ala Rusia, kata Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

"Pernyataan itu konteksnya bukan antarnegara," ujar Airlangga setelah melakukan silaturahmi dengan DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Jakarta, Senin  malam.

Airlangga mengatakan suatu negara memang tidak boleh ikut mencampuri proses politik dalam negeri negara lain.

Menurut Menteri Perindustrian itu, pernyataan Jokowi soal propaganda ala Rusia, berkaitan dengan cara penyebaran kebohongan dan fitnah yang ditujukan kepada Jokowi secara masif, yang identik dengan cara konsultan politik Rusia.

Sebelumnya, capres petahana Joko Widodo mengatakan pihak yang selama ini menudingnya sebagai antek asing, menggunakan konsultan politik asing untuk menebarkan fitnah.

Menurut Jokowi, mereka menggunakan propaganda ala Rusia dengan cara menyebarkan kebohongan dan fitnah terus menerus.

Jokowi mengingatkan bahwa cara-cara semacam itu akan memecah belah masyarakat.

Juru bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Ace Hasan Syadzily mengatakan apa yang diutarakan Jokowi soal propaganda ala Rusia itu merupakan upaya mengingatkan rakyat agar tidak tertipu oleh model propaganda seperti itu.

"Selain itu, Pak Jokowi memberi peringatan terhadap bahaya penggunaan propaganda seperti ini karena bisa memecah belah dan mengadu domba rakyat," kata Ace.

TKN mengingatkan bahwa ongkos yang dipertaruhkan akan sangat besar, jika elite politik menghalalkan segala cara untuk mencapai kemenangan. (an/ar)

Penulis : M. Anis

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

01 Apr 2020 19:30 WIB

RS Darurat Pulau Galang akan Beroperasi 6 April

Nasional

Rumah sakit akan merawat pasien corona.

01 Apr 2020 14:21 WIB

Menunggu Gercepnya Para Menteri

Editorial

Perlu gerak cepat tindaklanjuti keputusan presiden soal penanganan Covid-19

01 Apr 2020 07:08 WIB

Jokowi Alokasikan Rp 405,1 Triliun, Siapa yang Kebagian?

Ekonomi dan Bisnis

Orang miskin dan pengusaha kecil disiapkan anggaran baru akibat Corona.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.