Ilustrasi masker untuk cegah penularan virus corona. (Grafis: Twitter @commuterline)
Ilustrasi masker untuk cegah penularan virus corona. (Grafis: Twitter @commuterline)

Satpol PP Pemkab Banyumas Dilarang Pakai Masker Scuba

Ngopibareng.id Nasional 20 September 2020 18:16 WIB

Larangan penggunaan masker scuba oleh PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) saat penumpang naik KRL, rupanya meluas dan diikuti oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas, Jawa Tengah.

Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non ASN di lingkungan Pemkab Banyumas dan baru diterapkan di lingkungan Satpol PP dilarang menggunakan masker scuba. Larangan ini diatur dengan nomor surat 440/2381/2020, dan disahkan pada 17 September 2020. Surat tersebut tercantum tanda tangan Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Banyumas Saptono Supriyanto.

"Menindaklanjuti perintah Bupati Banyumas tentang pemakaian masker di lingkungan Pemkab Banyumas, dengan ini kami sampaikan bahwa pemakaian masker scuba yang selama ini banyak dipakai masyarakat ternyata kurang efektif untuk menangkal virus Covid-19," demikian bunyi aturan tersebut.

Para ASN atau non ASN yang bekerja di lingkungan Satpol PP Pemkab Banyumas diimbau menggunakan masker sesuai dengan standar dari Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO).

Mereka diminta untuk memakai masker N95, masker bedah 2-3 ply, atau masker kain tiga lapisan. Ketiga masker tersebut sudah dipastikan efektif untuk mencegah penularan Covid-19.

"Sehubungan hal tersebut, kepada PNS non PNS di lingkungan Satpol PP Kabupaten Banyumas agar tidak lagi memakai masker scuba dalam beraktivitas sehari-hari. Disarankan memakai masker sesuai rekomendasi dari badan kesehatan dunia (WHO), yaitu masker kain tiga lapisan, masker bedah 2-3 ply, masker N95," seperti itu bunyi aturan baru tersebut.

Sebagai informasi, WHO tidak merekomendasikan penggunaan masker kain dari bahan elastis, untuk semua situasi di luar rumah. Tak cuma di kereta api saja. Masker scuba yang dijual di pasaran, mayoritas hanya terdiri dari 1 lapis kain. Menurut WHO, masker kain minimal harus terdiri dari 3 lapis atau lebih. Tergantung jenis kainnya.

Masker scuba dibuat dari bahan dasar neoprene, yakni bahan kain sintetik elastis, yang sering digunakan sebagai pakaian olahraga.

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

24 Oct 2020 16:45 WIB

Hari Dokter Nasional, Jokowi Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih

Nasional

135 orang dokter meninggal selama pandemi.

24 Oct 2020 16:30 WIB

Gelaran Liga 1 Tak Jelas, Persebaya Tagih Komitmen PSSI

Liga Indonesia

Mereka sudah rugi besar di tengah tak jelasnya kompetisi

24 Oct 2020 16:15 WIB

Pandemi Covid-19, Hotel Tugu Malang Buka Paket Gowes

Gowes Bareng

Tawarkan rute heritage hingga pemandangan alam.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...