Ketua Asprov PSSI Jatim, Ahmad Riyadh. (Foto: Haris/Ngopibareng.id)

PSSI Jatim Lega, Pemprov Jatim Dukung GBT Jadi Tuan Rumah

Dunia 15 November 2019 13:26 WIB

Pernyataan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Timur bersama Ketua Umum KONI Jawa Timur, yang mendukung penuh penunjukkan Gelora Bung Tomo (GBT) sebagai salah satu venue Piala Dunia U-20 2021 disambut baik oleh Asprov PSSI Jatim.

Pasalnya, Asprov berharap, pernyataan Pemprov Jatim ini diharapkan mampu meredam tensi polemik di media sosial yang dirasa sangat mengganggu, sehingga bisa-bisa malah bukan saja GBT batal ditunjuk untuk menjadi salah satu venue tapi secara umum Jawa Timur juga akan kehilangan kesempatan untuk menjadi salah satu tuan rumah saat Indonesia menggelar Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang.

‘”Kami sebagai perpanjangan tangan PSSI di Jawa Timur sangat berterimakasih, sehingga polemik ini bisa berhenti. Yang disampaikan Pak Supratomo dan Pak Erlangga sudah kami sampaikan ke pusat. Dan dalam waktu dekat, kami ingin segera menghadap ke Bu Gubernur Khofifah untuk menerima arahan bagaimana kelanjutan agar Piala Dunia U-20 bisa tetap digelar di Stadion Gelora Bung Tomo,” tegas Ketua Asprov PSSI Jatim, Ahmad Riyadh, UB, Ph.D, Jumat 15 November 2019.

Menurut Riyadh, PSSI dalam waktu dekat akan bertemu langsung dengan Gubernur Khofifah Indar Parawansa untuk melaporkan semuanya terkait proses bidding Piala Dunia U-20 2021, termasuk soal penunjukkan Surabaya sebagai host city yang merupakan permintaan langsung dari Presiden Jokowi.

“’Akan kami jelaskan semua secara detail, tidak hanya soal Piala Dunia 2021, tapi juga semua program-program PSSI Jawa Timur, mulai infrastruktur, hingga soal pembinaan usia dini. Kami menunggu waktu beliau longgar sehingga kami bisa bertemu,”tambah Riyadh.

Sementara Sekretaris Asprov PSSI Jatim, Amir Burhannudin menambahkan, polemik soal Stadion GBT ini memang sedikit membuat PSSI Pusat risau dan mengingatkan PSSI Jatim agar segera dihentikan dan dicarikan jalan keluarnya. Karena dalam kurun waktu enam bulan ini masih ada evaluasi dari FIFA soal venue. Dan sangat disayangkan bila kemudian Stadion GBT dicoret gara-gara soal miskomunikasi ini.

“Dengan adanya pernyataan Pak Supratomo dan Pak Erlangga kemarin, kami PSSI Jatim sangat plong, dan kami sudah melaporkannya ke PSSI Pusat. Kami bisa mengatakan, ini lho Jawa Timur kompak. Pemprov Jatim dan Pemkot Surabaya akan sama-sama menyambut Piala Dunia U-20,” pungkas Amir.

Penulis : Rizal A

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

11 Jul 2020 14:48 WIB

Ribut dengan Pacar, Gantung Diri di Kosan Wiyung Surabaya

Surabaya

Tewas diduga gantung diri usai bertengkar dengan pacar.

11 Jul 2020 14:25 WIB

Tingkat Kesembuhan RS Lapangan Capai 100 Persen

Jawa Timur

Dampak percepatan pelayanan perawatan.

11 Jul 2020 13:30 WIB

Whisnu Sakti Anggap Kampung Kuliner Bisa Landaikan Covid-19

Surabaya

Warga Dukuh Kupang gagas kampung kuliner.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...