Presiden Joko Widodo di depan wartawan akui penyakit di asuransi Jiwasraya cukup kronis perlu waktu untuk memulihkan. (Foto: BPMI Setpres/ngopibareng.id)

Presiden: Penyakit Jiwasraya Kronis Perlu Waktu Memulihkan

Nasional 17 January 2020 23:37 WIB

Presiden Joko Widodo meminta semua pihak untuk memberikan waktu bagi penyelesaian persoalan yang membelit Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Asuransi Jiwasraya. Hal tersebut diungkapkan Presiden dalam pertemuan dengan wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat, 17 Januari 2020.

"Berikan waktu kepada OJK (Otoritas Jasa Keuangan), Menteri BUMN, Menteri Keuangan untuk menyelesaikan ini. Tetapi sekali lagi, kita ngomong apa adanya, membutuhkan waktu. Tapi insyaallah selesai," kata Presiden.

Kepala Negara tidak memberi target waktu untuk penyelesaian kasus gagal bayar yang dialami oleh Jiwasraya. Namun, ia menekankan bahwa hal terpenting adalah pelayanan kepada rakyat kecil, serta perbaikan manajemen.

"Baik itu dari sisi pengaturan, sisi pengawasan, sisi _risk management_, semuanya harus diperbaiki dan dibenahi. Tapi butuh waktu, enggak mungkin setahun-dua tahun. Sisi permodalannya juga. Sehingga muncul kepercayaan dari masyarakat terhadap perasuransian kita," kata Presiden.

Jiwasraya sebelumnya mengalami gagal bayar polis kepada nasabah terkait investasi Saving Plan sebesar Rp 12,4 triliun.

Produk tersebut adalah asuransi jiwa berbalut investasi hasil kerja sama dengan sejumlah bank sebagai agen penjual.

Akibatnya, negara mengalami kerugian lebih dari Rp 13,7 triliun.

"Jadi Rp 13,7 triliun hanya perkiraan awal dan diduga ini akan lebih dari itu," ungkap Jaksa Agung ST Burhanuddin, dikutip dari pemberitaan Kompas.com (18/12/2019).

Setelah melakukan penyidikan sejak 17 Desember 2019, Kejaksaan Agung menetapkan lima orang tersangka.

Penulis : Asmanu Sudharso

Editor : Dyah Ayu Pitaloka

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

26 Sep 2020 19:04 WIB

Bapak Kerja Keras, Ibu Bercinta dengan Guru di Ruang Kelas

Jawa Timur

Ditinggal suami merantau, seorang perempuan di Tulungagung selingkuh.

26 Sep 2020 18:58 WIB

Kacamata John Lennon Dilelang

Ekonomi dan Bisnis

Sotheby's lelang memorabilia The Beatles termasuk kacamata John Lennon.

26 Sep 2020 18:42 WIB

Ganjar Setuju Proses Hukum Pesta Dangdut di Tegal

Nusantara

Proses hukum harus dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...