Petugas Kepolisian Polres Bandara Soekarno Hatta melakukan olah TKP longsornya dinding penahan terowongan (underpass) Kereta Api Bandara di kawasan Parimeter Selatan Kawasan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa, 6 Februari lalu.  (Foto: Antara)
Petugas Kepolisian Polres Bandara Soekarno Hatta melakukan olah TKP longsornya dinding penahan terowongan (underpass) Kereta Api Bandara di kawasan Parimeter Selatan Kawasan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa, 6 Februari lalu. (Foto: Antara)

Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Underpass Bandara Soetta

Ngopibareng.id Korupsi 08 March 2018 07:38 WIB

Penyidik Polda Metro Jaya menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi pembangunan jembatan bawah tanah (Underpass) jalur Perimeter Selatan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang Banten.

"Perkiraan dugaannya seperti itu (dugaan korupsi)," kata Kepala Subdirektorat Tindak Pidana Korupsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Ferdi Iriawan di Jakarta, Rabu, 7 Maret

Ferdi mengatakan penyidik Polda Metro Jaya dibantu Tipikor Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri dan tim ahli konstruksi meneliti bangunan tersebut.

Polisi menduga proyek pembangunan jembatan underpass itu tidak sesuai standar dan kontrak yang ditetapkan.

Penyelidikan dugaan korupsi itu berawal ketika dinding lorong jembatan jalur Perimeter Selatan Bandara Internasional Soetta ambruk pada Senin, 5 Februari  sore.

Akibat kejadian itu, dua penumpang mobil yakni Dyanti Putri dan Mukhmainna tertimbun tanah longsor selama kurang lebih sembilan jam.

Bahkan korban Dyanti Putri meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit, sedangkan Mukhmainna berangsur pulih.

Peristiwa itu juga menghentikan sementara operasional kereta api Bandara Internasional Soetta karena jarak antara titik longsor dengan jalur rel mencapai lima meter. (ant) 

Penulis : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

04 Oct 2020 04:44 WIB

Kenali Musuhmu, Kendalikan Korupsi

As’ad Said Ali

PKC mengajak kekuatan Sosialis lainnya mengendalikan politik

02 Oct 2020 12:15 WIB

KPK Eksekusi Terpidana Korupsi e-KTP Markus Nari ke LP Sukamiskin

Korupsi

Mantan anggota DPR dari Fraksi Golkar ini divonis 8 tahun penjara.

01 Oct 2020 09:10 WIB

Anas Urbaningrum Dapat Potongan Hukuman Selama 6 Tahun

Hukum

Pidana Anas Urbaningrum turun dari 14 menjadi 8 tahun.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...