Personel Satreskrim Polrestabes Medan menggerebek panti pijat (spa massage) di Komplek MMTC. (Foto: Antara/HO)
Personel Satreskrim Polrestabes Medan menggerebek panti pijat (spa massage) di Komplek MMTC. (Foto: Antara/HO)

Polisi Grebek Panti Pijat karena Langgar Protokol Kesehatan

Ngopibareng.id Nasional 11 October 2020 19:32 WIB

Polisi bersama dengan petugas Satuan Polisi Pamong Praja menggrebek panti pijat. Panti pijat ini digrebek karena masih melayani tamu padahal masih dalam masa pandemi Covid-19.

Panti Pijat Wijaya di Gang Macan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, digerebek petugas gabungan Polri dan Satpol PP lantaran masih menerima pelanggan di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Minggu 11 Oktober 2020 dini hari. Kapolsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat Kompol Sigit Kumono mengatakan, penggerebekan dilakukan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19

"Dalam rangka pencegahan penyebaran Covid. Jadi wajib tempat hiburan tutup selama PSBB, makanya kita gerebek, kita amankan orangnya," ujar Sigit di Jakarta, seperti dikutip Antara.

Sigit mengatakan sasaran Operasi Yustisi Covid-19 Tiga Pilar Kebon Jeruk memberikan edukasi untuk mengikuti Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19.

Selain itu, pihaknya melakukan penindakan dengan membubarkan kerumunan orang, membubarkan tempat hiburan ataupun panti pijat yang tidak mengikuti peraturan Covid-19 dan mengamankan pekerja seks komersial yang mangkal di pinggir jalan.

"Dalam pelaksanaan operasi ini telah terjaring 39 orang yang tidak melaksanakan Protokol kesehatan Covid-19 terdiri dari 15 perempuan, yang selanjutnya kita kirim ke Panti Sosial Kedoya dan 24 laki-laki yang kita amankan ke Polsek Kebon Jeruk," kata dia.

Petugas gabungan tiga pilar Kecamatan Kebon Jeruk Jakarta Barat menggerebek Panti Pijat Wijaya yang berlokasi di Jalan Kedoya Utara Kebon Jeruk beberapa pekan lalu.

Tindakan itu didasarkan Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 88 tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Menangani Covid-19 di Provinsi DKI Jakarta.

Penulis : Antara

Editor : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

25 Nov 2020 17:15 WIB

Ekonomi di Kota Malang Lesu, Inflasi Akhir Tahun Sebesar 1 Persen

Ekonomi dan Bisnis

Idealnya angka inflasi sekitar 2 sampai 4 persen.

25 Nov 2020 17:00 WIB

Universitas Brawijaya Punya Dua Profesor Baru

Jawa Timur

Masing-masing di bidang ilmu Sistem Instrumentasi Modern dan bidang Ilmu Hukum

25 Nov 2020 16:48 WIB

Pecat Pegawai, PMK Surabaya: Kita Harus Netral

Surabaya

Pegawai tersebut adalah pegawai kontrak.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...