Risma saat berfoto dengan jajarannya tadi pagi. (Foto: Alief/ngopibareng.id)

Peringati HUT RI, Pemkot Surabaya Tanam 50 Ribu Pohon

Surabaya 16 August 2019 23:02 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menanam 50 ribu pohon di Bozem Mangrove Gunung Anyar, Medokan sawah Timur Surabaya, Jumat 16 Agustus 2019. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati HUT RI ke-74.  

Kegiatan yang dilangsungkan pada pukul 06.30 pagi itu diikuti oleh 500 peserta. Terdiri dari Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kota Surabaya, Perusahaan BUMD dan swasta, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengatakan, penanaman ini semata-mata untuk menjaga ekosistem di pantai timur Surabaya. Selain itu juga untuk menghindarkan kota Surabaya dari banjir air rob.

“Ini benteng untuk Surabaya biar tidak erosi dan terkena rob. Dulu di sini kalau hujan, rob banjir kan,” ungkap Risma.

Ia menjelaskan, selain bertujuan untuk menghindarkan pesisir timur Surabaya dari bencana banjir, juga untuk memperbaiki polusi udara di Kota Surabaya. Terlebih di wilayah timur, banyak perumahan baru yang dibangun oleh pengembang.

“Nanti wes nggak banjir, dan udaranya bagus. Jadi enak untuk dijadikan tempat tinggal kan,” lanjutnya.

Terlihat dari pantauan di lapangan, jenis-jenis pohon yang ditanam oleh Risma adalah lima jenis pohon mangrove yakni Rispora Mikronanta, Rispora Spilosa, Alur, Paku Laut dan Waru. Selain itu, juga terlihat jenis pohon lain seperti Ketapeng, Nyamplung, Trembesi dan Sampu Tangan.

Risma mengatakan, pihaknya telah berencana menjadikan wilayah ini sebagai Kebun Raya Mangrove pertama di dunia. Ia menjelaskan, ke depannya, Kebun Mangrove Gunung Anyar akan disambungkan dengan Wisata Hutan Mangrove yang berada di Wonorejo yang sudah ada terlebih dahulu.

“Ini akan menjadi Kebun Raya Mangrove pertama di dunia. Yang penting kita terus tanam pohon-pohon baru biar semakin banyak jenisnya. Jadi rencananya akan kami buat nyambung, tapi kami masih cari cara karena agak rumit. Sebab, di Wonorejo ada sungai brantas yang besar kan,” pungkas Risma.

Namun ia belum bisa memastikan kapan dimulainya penyambungan dari Gunung Anyar menuju Wonorejo.

Penulis : Alief Sambogo

Editor : Rizal A

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

13 Aug 2020 22:14 WIB

Empat Sosok Ini Terima Lencana Jer Basuki Mawa Bea

Jawa Timur

Mereka diberi atas dedikasi membantu penanganan Covid-19

13 Aug 2020 20:32 WIB

Golkar: Wakil MA Tak Ada Kaitannya dengan Rekom PDIP

Pilkada

Menurut Toni, Machfud Arifin sudah punya nama cawawalinya.

13 Aug 2020 19:47 WIB

Pasien Covid-19 Menurun, RS Rujukan di Surabaya Tidak Penuh

Kesehatan

Di RS Undaan pasien covid yang dirawat tinggal separoh dari total bed.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...