Dian Kartika Sari (paling kiri), ketika menjadi pembicara di gedung Asrama Haji Surabaya. (Foto: Andhi Dwi/Ngopibareng.id)

Soal RUU Ketahanan Keluarga, Komnas Perempuan Belum Bersikap

Nasional 21 February 2020 22:41 WIB

Komisi Nasional Perempuan Indonesia belum berani menyatakan sikap atas Rancangan Undang-undang Ketahanan Keluarga. Dian Kartika Sari, Sekretaris Jenderal Komisi Nasional Perempuan Indonesia menyebut masih harus mendiskusikan rancangan undang-undang tersebut kepada pemangku kepentingan lainnya.

"Kami masih akan membahasnya di kongres nanti. Bagaimana sikap organisasi terhadap RUU Ketahanan Keluarga ini," kata Dian saat dimintai komentar.

Namun secara umum dia menyebut, jika Rancangan Undang-undang Ketahanan Keluarga ini, berdasarkan hasil kajian Komisi Nasional Perempuan, dianggap terlalu masuk ke dalam wilayah privasi keluarga, maka sudah seharusnya undang-undang ini ditolak.

"Kalau ada RUU masuk terlalu jauh ke ranah privat, maka kita juga harus mengkoreksinya," ungkapnya. 

Ia mengkhawatirkan jika rancangan undang-undang itu terlalu masuk dalam wilayah privasi keluarga akan semakin memperburuk kondisi sosial perempuan Indonesia. 

Rancangan undang-undang ini mengundang kontroversi. Pasalnya, rancangan undang-undang ini dianggap terlalu masuk ke dalam wilayah privasi keluarga. Rancangan undang-undang ini antaranya mengatur tentang kewajiban suami dan istri dalam pernikahan hingga wajib lapor bagi keluarga atau individu pelaku LGBT.

Aktivitas seksual sadisme dan masokisme juga dikategorikan sebagai penyimpangan seksual dalam RUU tersebut, sehingga wajib dilaporkan. Kewajiban istri juga diatur dalam rancangan undang-undang ini. Misalnya yang tertuang pasal 25 ayat 3.

Pasal ini menyebut ada tiga kewajiban istri, yaitu mengatur urusan rumah tangga sebaik-baiknya serta menjaga keutuhan keluarga. Kemudian, istri wajib memperlakukan suami dan anak secara baik, serta memenuhi hak-hak suami dan anak sesuai norma agama, etika sosial, dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Penulis : Andhi Dwi Setiawan

Editor : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

02 Apr 2020 11:15 WIB

Darurat Kesehatan, As'ad Said Ali: Dua Masalah Besar Menghadang

Catatan KH As'ad Said Ali

Apresiasi kebijakan Pemerintah terhadap Covid-19

02 Apr 2020 10:56 WIB

Ada Pocong Ikut Jaga, Agar Warga Takut Keluar Rumah

Nasional

Terjadi di Purworejo Jawa Tengah

02 Apr 2020 10:56 WIB

Bill Gates Desak AS Shutdown 10 Minggu

Internasional

Bill Gates mendesak seluruh AS melakukan shutdown selama 10 Minggu.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.