Sholad Idul Adha. Foto Antara

Pemuda Katholik Ikut Jaga Pengamanan Idul Kurban

Nasional 22 August 2018 08:40 WIB

Kepolisian Resort Sangau, Kalimantan Barat menggandeng para pemuda gereja yang tergabung dalam organisasi Orang Muda Katholik (OMK) dalam pengamanan perayaan hari raya Idul Adha 1439 Hijriyah.

Menurut Kapolres Sanggau AKBP Imam Riyadi di Sanggau, Rabu 22 Agustus 2018, keterlibatan para pemuda Katholik tersebut sebagai wujud harmonisasi dan toleransi antarumat beragama di Kabupaten Sanggau.

Pengamanan itu dilakukan untuk membantu TNI/Polri sejak Selasa 21 Agustus 2018 malam dan puncaknya Rabu 22 Agustus 2018 pagi.

Ditambahkan, keikutsertaan pemuda gereja ini, sangat penting dalam rangka membina kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Sanggau.

"Ini bentuk tindakan nyata dari sebuah toleransi. Ini lebih dari sekedar kata-kata, karena memang toleransi itu mudah diucapkan dan sulit untuk diterapkan, dan hari ini kita wujudkan dalam tindakan nyata," ungkapnya.

Dijelaskan, keterlibatan Pemuda Gereja ini adalah program dirinya dalam rangka menciptakan kerukunan dan toleransi antarumat beragama di Kabupaten Sanggau.

"Perayaan hari raya keagamaan melibatkan lintas agama dalam pengamanan Hari Raya Keagamaan sampai tingkat Polsek. Upaya ini juga bertujuan untuk mengikis embrio-embrio intoleransi yang sudah mulai muncul di Kabupaten Sanggau," kata dia.

Sementara, Sekda Sanggau Al Leysandri menyambut baik gagasan Kapolres Sanggau melibatkan pemuda Gereja dalam pengamanan Hari Raya Idul Adha 1439 H.

"Ketelibatan lintas agama dalam pengamanan perayaan Idul Adha 1439 sangat penting dalam rangka mewujudkan toleransi sekaligus bukti kongkrit bahwa kerukunan antarumat beragama tetap terpelihara dengan baik di Kabupaten Sanggau," kata Leysandri.

Untuk itu, Pemkab Sanggau sangat mengapresiasi sekali adanya upaya Kapolres dan jajarannya dalam melibatkan semua komponen masyarakat terutama dengan merangkul pemuda atau Remaja Masjid maupun Pemuda Gereja dalam pengamanan perayaan keagamaan.

Pemkab Sanggau menurut Leysandri, sebelumnya telah mendorong terjaganya toleransi antarumat beragama di Kabupaten Sanggau dengan berbagai program kongkritnya.

"Kita punya `seven brand image` yang salah satu pointnya adalah mewujudkan masyarakat Sanggau yang berbudaya dan beriman (budiman)," ujarnya.

Ia berharap, kedepan toleransi antarumat beragama di Kabupaten Sanggau tetap terjaga dan tidak mudah percaya dengan berbagai isu SARA yang memecah belah antarumat beragama.

"Keberagaman dan kerukunan di tempat kita ini sudah ada sejak dulu sebelum kita ada. Oleh karena itu, wajib kita pelihara dengan baik," ujarnya.

Terpisah Kepala Bidang Kaderisasi OMK Kabupaten Sanggau Ringgo mengaku siap bekerjasama dengan aparat keamanan untuk menjaga perayaan Idul Adha 1439.

"Ya, kami dari OMK memang dilibatkan dalam pengamanan hari besar keagaman umat Muslim tahun ini," tegas Ringgo.

Menurut Ringgo, keterlibatan OMK karena kecintaan terhadap umat keberagaman dan toleransi di Kabupaten Sanggau.

"Kami merasa sangat senang bisa terlibat dalam pengamanan hari raya saudara kami umat Muslim yang merayakan Idul Adha,? ujar dia.

Ditambahkan, ada sekitar 35 personil OMK yang terlibat dalam pengamanan hari raya Idul Adha.

"Ini bukan yang pertama kali kami ikut, dalam seminar-seminar toleransi dan keberagaman kami juga selalu terlibat. Kerukunan dan keberagaman di Kabupaten Sanggau harus tetap terjaga dengan baik," pungkasnya.(ant)

Penulis : Wahidin

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

03 Jul 2020 18:20 WIB

Harga Daging Ayam Potong di Banyuwangi Melejit

Ekonomi dan Bisnis

Ada dua penyebab kenaikan drastis harga ayam di Banyuwangi

03 Jul 2020 07:44 WIB

Jelang Idul Adha, Gelar Sidang Isbat Awal Dzulhijjah 21 Juli 2020

Khazanah

Koordinasi Kemenag dan ormas-ormas Islam hasil rukyatul hilal

03 Jul 2020 06:42 WIB

13 Langkah Kurban di Masa Pandemi, Perhatikan Physical Distancing

Islam Sehari-hari

Sesuai Panduan yang diterbitkan Kementerian Agama

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...