Pelatih Persebaya, Wolfgang Pikal. (Foto: Haris/ngopibareng.id)

Pelatih Persebaya: Calon Ketum PSSI Harus Paham Berorganisasi

Liga Indonesia 08 October 2019 12:34 WIB

Pelatih Persebaya, Wolfgang Pikal mengatakan PSSI harus dipimpin oleh orang yang kompeten, agar bisa memajukan sepak bola Indonesia.

"Dia tentu harus bisa memperbaiki organisasi dan bagaimana mendapatkan uang untuk mencari sponsor," katanya, Selasa 8 Oktober 2019.

Diketahui, kongres PSSI akan berlangsung Sabtu 2 November 2019. Rapat tahunan ini akan memilih ketua umum.

Sejumlah nama mencuat menjadi bakal calon ketua umum PSSI, diantaranya Arif Putra Wicaksono, Aven S-Hinelo, Benny Irwin, Vijaya Fitriyasa, Bernhard Limbong, Fary Djemy Francis, Mochamad Iriawan, Rahim Soekasah, Sarman, Yesayas Oktovianus dan La Nyalla Mattalitti.

Menurut Pikal, ketua umum PSSI yang baru nanti harus memiliki kemampuan soal sepak bola Indonesia. Selain itu Pikal berharap juga agar ketua umum induk sepak bola Indonesia bisa menjalankan organisasi dengan baik.

"Dia tentu harus bisa memperbaiki organisasi dan mencari sponsor untuk pendanaan organisasi," kata Pikal, Selasa 8 Oktober 2019.

Di samping itu kriteria yang disebutkan Pikal kandidat ketua umum PSSI harus bisa menjaga relasi dengan baik, dan banyak jaringan baik dengan pemerintah maupun swasta. 

"Dan yang lebih penting lagi, calon ketum harus mengerti bagaimana kerja organisasi. Dan yang lebih penting lagi pembinaan sepak bola Indonesia harus diperbaiki," kata pelatih asal Austria.

Saat ditanya figur yang cocok memimpin lembaga sepak bola Indonesia ini, Pikal tak mau menyebut personal.

"Saya sebetulnya tidak ingin ikut campur dalam hal ini. Karena siapapun yang terpilih pasti memiliki tujuan untuk memajukan sepak bola Indonesia," kata Pikal.

Penulis : Haris Dwi

Editor : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

24 Sep 2020 01:00 WIB

Sejarah Baru, Pilwalkot Semarang Diikuti Calon Tunggal

Pilkada

Pilwalkot Semarang akan diikuti calon tunggal untuk pertama kalinya.

24 Sep 2020 00:43 WIB

Penangguhan Penahanan, Vicky Prasetyo Bayar Jaminan Rp200 Juta

Gosip Artis

Kebebasan Vicky Prasetyo tidak gratis. Dia bayar uang jaminan Rp200 juta.

24 Sep 2020 00:14 WIB

Masker Kain Standar SNI untuk Lawan Covid-19

Nasional

Masker kain untuk lawan Covid-19 harus berstandar SNI.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...