Pemain Bhayangkara FC menjajal Stadion Brawijaya Kediri sebelum bertanding pada Jumat, 6 Maret 2020. (Foto: Fendhy Plesmana/Ngopibareng.id)
Pertanyakan kualitas stad

Pelatih Bayangkara FC Mengeluhkan Kualitas Stadion di Kediri

Liga Indonesia 06 March 2020 08:38 WIB

Persik Kediri akan menjamu Bhayangkara FC dalam laga Liga 1 2020 pekan kedua di Stadion Brawijaya, Kediri, Jumat 6 Maret 2020. Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster mengeluhkan kualitas stadion yang dianggapnya kurang begitu bagus.

Pelatih berkewarganegaraan Irlandia Utara itu menyebut ada lubang di lapangan. Selain itu, rumput di lapangan tak lagi hijau. Banyak rumput yang sudah mati dan berwarna kecokelatan. 

"Melihat situasi lapangan kurang bagus, banyak menemukan lubang cukup besar. Kondisi lapangan pun tidak merata, banyak bagian-bagian yang berwarna cokelat. Bagian rumput yang sudah mati," begitu ungkapan kekecewaan Paul Munster.

Dia merasa heran dengan kondisi lapangan seperti itu, kenapa bisa stadion lolos verifikasi Liga 1. Dengan fasilitas stadion yang dinilainya kurang memadai untuk klub kontestan Liga 1, menurut Paul Munster bisa mempengaruhi perkembangan sepakbola di Indonesia.

"Walau pun kecil (gangguannya) bisa mempengaruhi perkembangan sepakbola Indonesia. Fasilitas harus dibangun lebih baik, itu bakal membuat sepakbola Indonesia lebih baik lagi. Tapi jika keadaanya tetap sama, tetap sama aja sepakbola Indonesia," ungkapnya.

Sebenarnya, Paul Munster melihat ada potensi sepakbola Indonesia bisa menjadi besar. Namun dari sisi profesionalitas, pengelolaan atau manajememnya terasa kurang.

"Semoga ke depannya jauh lebih baik lagi. Saya sebenarnya sudah memberikan masukan sejak musim lalu terkait hal ini, tetapi hingga sampai saat ini belum terjadi," beber dia.

Duel Bhayangkara FC kontra Persik Kediri akan menjadi momen kedua kalinya. Sebelumnya, kedua tim pernah bertemu saat laga Piala Gubernur Jawa Timur 2020. Tak disangka, Persik Kediri yang merupakan klub promosi dari Liga 2 ke Liga 1 bisa menekuk Bhayangkara FC. Anak asuh Joko Susilo bisa mempercundangi klub peringkat 4 besar Liga 1 2019 lalu. Skor Persik Kediri versus Bhayangkara FC pun cukup mencolok, yakni 3-0.

Meski sempat dipermalukan, Bhayangkara FC rupanya tak punya persiapan khusus jelang laga kontra Persik Kediri, Jumat 6 Maret 2020 sore. Anak asuh Paul Munster akan bermain dengan kekuatan penuh didukung pemain Andik Vermansyah dan Adam Malis. 

“Sudah ada gambaran kekuatan tim lawan. Taktiknya bagus,” puji Paul Munster.

Paul Munster menginginkan para pemainnya memahami dan bisa menjalankan strategi yang sudah dia persiapkan. “Siapa pun lawannya kita hadapi,” imbuh dia.

Sementara itu, Andik Vermansyah, pemain depan Bhayangkara FC menyebut kekalahan timya kala itu sebagai pelajaran berharga. Dia menilai tim yang berhasil promosi ke Liga 1, mempunyai kekuatan yang hampir merata.

"Intinya Bhayangkara akan berusaha berjuang untuk bisa mencuri poin di Kediri," ujarnya.

Selain Andik Vermansyah, Bhayangkara FC diperkuat sejumlah pemain bintang seperti  Ezechief Ndouasel, Ahmad Jufrianto, Saddil Ramdani, Ruben Sanadi, Renan Silva, dan Ahmad Nur Hardianto.

Persik Kediri di laga perdana sekaligus opening ceremony di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, sukses menahan imbang tuan rumah, Persebaya Surabaya dengan skor 1-1 pada 29 Februari 2020.

Penulis : Fendhy Plesmana

Editor : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

08 Aug 2020 22:45 WIB

Surabaya Zona Merah, Persebaya Tunda Latihan di Lapangan

Liga Indonesia

Persebaya belum kumpulkan pemain dan pelatih.

08 Aug 2020 22:45 WIB

Rekom PDIP ‘Final’, Whisnu-Eri Maju di Pilwali

Pilkada

Rekom ini disebut-sebut atas perintah Jokowi.

08 Aug 2020 22:15 WIB

Nyadran, SAH Nyekar ke Makam Seniman di Surabaya

Pilkada

Ia ingin warga surabaya ingat dengan kesenian di Kota Pahlawan.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...