Ketua PMI Jatim Imam Utomo memberikan bantuan sosial kepada warga kurang mampu. Pemberian bantuan ini diberikan usai upacara peringatan HUT PMI ke-74 di Bangil Pasuruan, Selasa, 24 September 2019. (Foto: Dok Humas)

Pasuruan Tuan Rumah HUT PMI Tingkat Jawa Timur ke 74

Ngopibareng Pasuruan 25 September 2019 07:52 WIB

Kabupaten Pasuruan dipilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Upacara HUT PMI (Palang Merah Indonesia) Tingkat Propinsi Jawa Timur ke 74 Tahun 2019 di Alun-Alun Bangil, Selasa, 24 September 2019.

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Timur, Mayjen (Purn) Imam Utomo bertindak sebagai Komandan Upacara. Sedangkan Pemimpin Upacara dipercayakan kepada Camat Winongan, Tectona Jati.

Hadir dalam upacara tersebut, Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf bersama Wakil Bupati, KH Abdul Mujib Imron; Sekda Kabupaten Pasuruan yang juga sekaligus Ketua Umum PMI Kabupaten Pasuruan, Agus Sutiadji; para Kepala OPD, camat dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Imam mengapresiasi kerja keras para relawan PMI yang telah membantu pemerintah dalam segala urusan kemanusiaan, khususnya kebencanaan.

Menurutnya, PMI memang tidak memiliki anggota yang banyak, akan tetapi telah sukses menunjukkan totalitas dalam membantu masyarakat yang tengah diterpa bencana.

"Saya acungi jempol untuk semua relawan PMI yang sudah luar biasa dalam membantu pemerintah dan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) dan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) kabupaten maupun provinsi," katanya.

Imam menambahkan, bahwa PMI tidak bisa sendirian dalam menangani kebencanaan. Selain faktor tidak adanya personel yang memadai, PMI sifatnya adalah meringankan tugas BNPB/BPBD, sehingga beban masyarakat pasca terjadinya bencana semakin berkurang.

"PMI tidak bisa berdiri sendiri dalam kebencanaan. Kalau ada bencana, langsung harus duluan, kalau lebih dari 24 jam ada evakuasi, ada yang mengungsi, harus bikin dapur umum," katanya.

Oleh karena itu, di hadapan para peserta upacara, Imam berharap agar para relawan harus tetap tangguh dan totalitas dalam membantu kemanusiaan.

"Saat ini Jawa Timur sudah memenuhi standar kualitas relawan. Itu semua bisa kita dapat dari berbagai jenis pelatihan yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir," ujarnya.

Selain itu, mantan gubernur Jatim ini juga menyinggung terkait bencana kekeringan yang melanda wilayah Jawa Timur. Kekeringan bisa teratasi dengan melakukan pendistribusian air ke daerah-daerah yang membutuhkan.

"Sudah sepekan yang lalu, kami disibukkan dengan kekeringan yang melanda wilayah di Jatim. Dalam hal ini, kami menyampaikan terima kasih kepada PMI pusat atas dukungannya berupa mobil tangki, sehingga kami sebarkan ke PMI Kabupaten maupun Kota yang mengalami kekeringan," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, PMI Jatim membagikan bantuan sosial (bansos) kepada 250 warga kurang mampu di wilayah Kabupaten Pasuruan. Selain itu juga memberikan penghargaan donor darah sukarela 10 kali, 25 kali dan 50 kali.

Kemudian, PMI Jatim menyerahkan bantuan mobil ambulance dari Bank Jatim kepada Ketua PMI Kabupaten Pasuruan dan penyerahan bantuan mobil tangki air dari Indomaret ke PMI Pusat Jakarta.

"Dalam kejadian bencana, perlu adanya totalitas dalam membantu sesama. Mari kita semua menanamkan jiwa relawan kepada generasi muda saat ini," kata Imam Utomo. (sumber: www.pasuruankab.go.id)

Penulis : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

28 May 2020 22:29 WIB

Pemkab Pasuruan Distribusikan 2 Juta Masker

Ngopibareng Pasuruan

Masker ini merupakan hasil karya UMKM di Pasuruan.

28 May 2020 19:30 WIB

2 Pasien Covid-19 di Pasuruan Sembuh

Ngopibareng Pasuruan

Dua pasien itu dengan kode kasus 20 dan 44.

27 May 2020 23:48 WIB

2 Positif Warga Pasuruan Pasien Dari RSUD Sidoarjo

Ngopibareng Pasuruan

Mereka perempuan berusia 43 tahun dan laki-laki berusia 46 tahun.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.