Nasrudin Hoja: Bukan Itu Maksudku

Humor Sufi 22 March 2018 07:57 WIB

Ada seorang pedagang tua meninggal dan mewariskan harta yang cukup banyak buat anak lelaki satu-satunya. Namun karena anak itu sangat  gemar berfoya-foya dengan teman-temannya dalam sekejap habislah harta warisan orang-tuanya.

Tentu saja kawan-kawannya mengetahui bahwa ia sudah miskin mereka meninggalkannya. Ketika ia benar-benar miskin dan sebatangkara, pergilah ia menemui Nasruddin Hoja yang dikenal bijak dan dapat menolong siapa pun yang sedang mengalami kesulitan.

“Hartaku sudah habis dan kawan-kawanku semuanya telah meninggalkanku,” kata anak lelaki itu. “ Tolong ramalkan apa yang akan terjadi pada saya.”

“Oh, jangan khawatir,” jawab Nasruddin Hoja “Segalanya akan beres kembali. Tunggu beberapa hari, kau akan senang dan bahagia melebihi sebelumnya.”

Anak itu gembira bukan main mendengar kata-kata itu. “Jadi saya akan kembali menjadi kaya raya ?” tanyanya.

“O, tidak, bukan itu maksudku. Kau salah tafsir. Maksudku ialah dalam waktu yang tak lama kau akan terbiasa menjadi orang miskin dan terbiasa pula tak mempunyai teman. (adi)

Penulis : Riadi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

14 Jul 2020 07:45 WIB

Fachry Ali Berkisah, Membalik Kebiasaan Humor Gus Dur

Humor Sufi

Gus Dur dibikin ketawa mahasiswa Indonesia di Australia

13 Jul 2020 08:42 WIB

Lelucon Yahudi, Tentang Seorang Ketemu Tuhan

Humor Sufi

Cerita dari Prof Teuku Jacob bersama Hami Basyaib

13 Jul 2020 07:22 WIB

Lelucon tentang Lotere Yahudi, Kisah Fachry Ali Bersama Gus Dur

Humor Sufi

Lelucon tentang bangsa-bangsa di dunia jadi bagian dari hidup Sang Kiai

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...