Petugas memeriksa kendaraan yang akan menyeberang ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang (foto: Muh Hujaini/Ngopibareng.id)

Mulai Terjadi Peningkatan Arus Kendaraan dari dan Menuju Bali

28 Oct 2020 19:30

Lihat versi non-AMP di Ngopibareng.id

Hari pertama liburan long weekend sudah mulai terjadi peningkatan volume kendaraan di pelabuhan penyeberangan Ketapang, Banyuwangi-Gilimanuk, Bali. Peningkatan volume kendaraan tidak hanya terjadi pada arus kendaraan menuju Bali. Tetapi juga dari Bali menuju Banyuwangi.

General Manager PT. ASDP Indonesia Ferry Ketapang, Fahmi Alweni menyatakan pada liburan Long Weekend ini ASDP telah mendirikan posko mini. Dari data posko, kata Dia, di hari pertama liburan long weekend dan Maulid Nabi Muhammad SAW ini terjadi peningkatan kendaraan di Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk. 

Peningkatan ini merupakan perbandingan antara volume kendaraan pada liburan long weekend dengan hari-hari biasa selama pandemi Covid-19. Menurutnya, kenaikan volume kendaraan di Pelabuhan Ketapang didominasi kendaraan pribadi. Di mana pengguna jasa melakukan liburan ke Bali.

"Di Ketapang, kendaraan roda 4 pribadi naik sekitar 93 persen dan bus 44 persen," jelasnya.

Sementara dari arah Bali menuju Banyuwangi peningkatan volume kendaraan didominasi kendaraan roda dua. Dibanding hari biasa di masa pandemi covid-19, terjadi peningkatan volume kendaraan roda dua sebesar 126 persen.

"Untuk roda 4 pribadi (terjadi kenaikan) 80 persen dan bus 17 persen," ungkapnya.

Dia memprediksi puncak arus kendaraan yang melintas di Pelabuhan Ketapang pada liburan long weekend ini akan terjadi pada 29 Oktober 2020 atau Kamis dini hari WIB. Dia menyebut kendaraan yang menggunakan jasa penyeberangan lebih banyak pada malam hari.

"Saat ini variatif (datangnya kendaraan) tidak siang saja. Pagi terkadang banyak, tetapi lebih banyak pada malam hari," bebernya.

Mengahadapi liburan long weekend ini, menurut Fahmi, ASDP Ketapang menyiapkan 32 armada kapal yang beroperasi selama 24 jam penuh. Untuk dermaga ada tujuh pasang dermaga yang dioperasikan di masing-masing sisi pelabuhan, yakni di Ketapang dan Gilimanuk.

"Kami menyiapkan penambahan loket untuk mempermudah penguna jasa ketika terjadi  kepadatan nanti," pungkasnya.