KERJA SAMA: Haedar Nashir, ketua Umum PP Muhammadiyah-Dubes Tiongkok Xiao Qian di Jakarta. (foto: ist)
KERJA SAMA: Haedar Nashir, ketua Umum PP Muhammadiyah-Dubes Tiongkok Xiao Qian di Jakarta. (foto: ist)

Muhammadiyah Berpeluang Kirim Santri dan Mahasiswa ke Tiongkok

Ngopibareng.id Khazanah 09 July 2018 11:44 WIB

Muhammadiyah berpelung mengirimkan para mahasiswa dan santrinya ke Tiongkok. Selain itu, ormas terbesar kedua di Indonesia itu, berpeluang menjalin kerja sama di bidang kesehatan.

Hal itu terungkap usai Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Xiao Qian mengunjungi Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah Menteng Raya, Jakarta Pusat. Kehadiran Xiao Qian diterima langsung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir.

Kunjungan Duta Besar Tiongkok Xiao Qian bertujuan untuk menjalin hubungan lebih dekat dengan Muhammadiyah. Xiao Qian menyampaikan beberapa hal diantaranya kerjasama masyarakat Cina dan Indonesia dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan kebudayaan.

 

"Sudah ada kerja sama antara Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) dengan Perguruan Tinggi di Tiongkok dan juga sudah banyak mahasiswa di Perguruan Tinggi Tiongkok..," kata Mu'ti.

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa kunjungan tersebut sangatlah positif terutama untuk menjalin kerjasama dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan kebudayaan.

“Jadi kita bersama Pak Haedar dan Pak Bachtiar bersama-sama menerima kunjungan dari Dubes Tiongkok untuk Indonesia dan beliau sebagai Dubes yang baru menyampaikan salam kenal dan mengenalkan diri ke Muhammadiyah,” terang Mu’ti, Senin 9 Juli 2018.

Menurut Mu’ti, Xiao Qian turut menyampaikan beberapa hal yang dapat dikerjasamakan antara masyarakat Indonesia dan Tiongkok terutama dalam hal kerjasama dalam bidang pendidikan, kesehatan dan kebudayaan.

“Dalam pertemuan itu disampaikan,bahwa selama ini sudah ada kerjasama antara Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) dengan Perguruan Tinggi di Tiongkok dan juga sudah banyak mahasiswa di Perguruan Tinggi Tiongkok dan beberapa mahasiswa Tiongkok juga sudah belajar di PTM,” jelas Mu’ti, tentang pertemuan berlangsung belum lama ini.

Mu'ti berharap dengan adanya pertemuan kedua belah pihak akan berkelanjutan kedepannya di sektor pendidikan, kesehatan, dan kebudayaan. (adi)

Penulis : Riadi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

05 Mar 2021 15:17 WIB

Kedigdayaan NU dan Muhammadiyah

Ahmad Zaini

Sorotan terkini atas politik kebangsaan

04 Mar 2021 03:39 WIB

Haedar Nashir: Pancasila Tak Sekadar Fundamen Politik

Khazanah

Renungan tentang gagasan Founding Fathers RI

03 Mar 2021 12:35 WIB

Pertahankan Nilai Agama dan Budaya Luhur Bangsa, Pesan Haedar

Khazanah

Muhammadiyah akan terus berkomitmen

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...