Dokter Michael Chia Cahaya bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta. (Foto: Kompas)
Dokter Michael Chia Cahaya bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta. (Foto: Kompas)

Mengejutkan! Ini Kesaksian Dokter yang Tolak Beri Diagnosis Palsu Setya Novanto

Ngopibareng.id Korupsi 24 March 2018 14:18 WIB

Dokter Michael Chia Cahaya yang bertugas di ruang instalasi gawat darurat (IGD) Rumah Sakit Medika Permata Hijau menolak merekayasa data medis pasien atas nama Setya Novanto. Michael bahkan memilih dipecat ketimbang diintervensi.

Hal itu dikatakan Michael saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat, 23 Maret 2018. Michael bersaksi untuk terdakwa dokter Bimanesh Sutarjo.

"Saya bilang, dokter mau pecat saya tidak apa-apa, saya bisa cari kerja lagi," ujar Michael saat menirukan ucapannya kepada dokter Alia yang merupakan atasannya.

Menurut Michael, Fredrich Yunadi, pengacara Setya Novanto, meminta agar dia membuat diagnosis seolah-olah Novanto mengalami luka akibat kecelakaan. Padahal, saat itu dia belum memeriksa Setya Novanto.

Permintaan untuk merekayasa data medis itu juga disampaikan oleh terdakwa, yakni dokter Bimanesh Sutarjo. Namun, semua permintaan itu ditolak Michael.

"Saya pikir ini sudah tidak benar, makanya saya minta gantian jaga IGD," kata Michael.

Menurut Michael, saat itu dokter Alia menyarankan agar dia hanya menjalankan tugas sesuai aturan.

"Dokter Alia bilang, 'Saya enggak minta kamu bohong, kalau memang dia perlu dirawat, ya, dirawat, kalau enggak, ya, enggak usah'," kata Michael. (frd)

Penulis : Farid Rahman

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

04 Dec 2020 18:15 WIB

Pemilih Koalisi MA Pindah ke Er-Ji, PKB: Hanya Bualan Belaka

Pilkada

Menurut Mahfudz, itu hanya taktik PDIP untuk memecah belah warga.

04 Dec 2020 17:56 WIB

Kemenristek Harapkan Kuliah Tatap Muka Awal Tahun 2021

Pendidikan

Kemenristek Harapkan Kuliah Tatap Muka Awal Tahun 2021

04 Dec 2020 17:45 WIB

Pemkot Surabaya Bakal Uji Coba Lagi, Sekolah Tatap Muka Desember

Surabaya

Uji coba sekolah tatap muka akan digelar pertengahan Desember 2020.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...