Mobil dinas Walikota Probolinggo, Hadi Zainal Abidin ini bisa dipinjam warga untuk keperluan menikah. (Foto: Ikhsan Mahmudi/Ngopibareng.id)
Mobil dinas Walikota Probolinggo, Hadi Zainal Abidin ini bisa dipinjam warga untuk keperluan menikah. (Foto: Ikhsan Mahmudi/Ngopibareng.id)

Mau Menikah, Warga Probolinggo Boleh Pinjam Mobil Walikota

Ngopibareng.id Jawa Timur 19 January 2021 20:40 WIB

Warga Kota Probolinggo yang kesulitan mencari mobil untuk mengiring pengantin, kini tak perlu risau. Sebab, Walikota Probolinggo, Hadi Zainal Abidin siap meminjamkan mobil dinas (mobdin)-nya untuk keperluan pernikahan.

Kebijakan mobdin boleh dipakai warga itu dimaklumatkan Habib Hadi, panggilan akrab walikota melalui status Whatsapp (WA)-nya. Status itu dilengkapi foto mobdin Nissan bernomor polisi (Nopol) N-1-PP.

“Kalau ada saudara atau tetangga yang mau menikah silakan bisa pakai mobil ini. Silakan masyarakat Kota Probolinggo boleh memanfaatkan mobil milik pemkot, yang biasa saya pakai ini. Yang penting bermanfaat.”

Politisi PKB itu tidak menjelaskan latar belakang mengapa mobdin boleh dipakai untuk acara pernikahan warga. Walikota hanya menegaskan, aset Pemkot Probolinggo termasuk mobdin bisa dinikmati masyarakat.

"Jika ada yang pinjam, maka pada hari itu saya akan pakai mobil lainnya. Silakan pakai tanpa biaya alias gratis,” kata Habib Hadi kepada wartawan.

Bahkan walikota menunjukkan prosedur jika masyarakat ingin meminjam mobdin. Caranya, warga lebih dulu mendaftar ke Bagian Umum Setda Kota Probolinggo di Jalan Panglima Sudirman. Saat mendaftar, syaratnya simpel hanya KTP asli sebagai jaminan pinjam mobdin.

Tidak sebatas mobdin yang bisa dipinjam warga tetapi satu paket dengan sopirnya. Sehingga warga yang menjadi pengantin tinggal duduk manis di dalam mobdin komplet dengan sopirnya.

Karena pandemi Covid-19 masih merebak, Habib Hadi mengingatkan, pengantin dan para pengiringnya hendaknya menaati protokol kesehatan seperti, memakai masker. Termasuk tidak menggelar perayaan resepsi, cukup akad nikah sederhana.

Mantan anggota DPR RI itu menambahkan, jabatan adalah amanah dan tidak harus menjauhkan jarak antara pemimpin dengan rakyatnya. “Untuk mendekatkan jarak dengan warga, saya membolehkan mobil dinas dipakai pada momen spesial, saat warga menikah,” katanya.

Diketahui, kebijakan ini bukanlah yang pertama berlangsung di Jawa Timur. Akhir 2018 lalu, Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari juga membolehkan mobdin berpelat S-1-SP dipakai warganya untuk keperluan menikah, akhir 2018.

Kebijakan serupa diungkapkan Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman, pertengahan 2019 lalu. Yakni, mobdin bupati bernopol  F-1-W  boleh dipinjam untuk keperluan mengiringi pengantin.

Penulis : Ikhsan Mahmudi

Editor : Dyah Ayu Pitaloka

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

01 Mar 2021 14:05 WIB

Undika dan Dispendik Beri Pelatihan Animaker Pada Ratusan Guru

Pendidikan

Undika dan Dispendik Beri Pelatihan Animaker Pada Ratusan Guru

01 Mar 2021 13:30 WIB

Jatim Jadi Provinsi Terbaik Dalam Penanganan Konflik Sosial

Jawa Timur

Salah satu penilaianya, penangan Covid-19.

01 Mar 2021 13:28 WIB

Ada Kandungan Boraks, Pabrik Krupuk di Sidoarjo Digrebek Polisi

Kriminalitas

Polisi menggrebek pabrik krupuk di Sidoarjo.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...