Cawali Surabaya, Machfud Arifin menyampaikan program dalam pertemuannya dengan Forkas Jatim di Hotel Bumi, Surabaya, Kamis 22 Oktober 2020. (Foto: Fariz Yarbo/Ngopibareng.id)
Cawali Surabaya, Machfud Arifin menyampaikan program dalam pertemuannya dengan Forkas Jatim di Hotel Bumi, Surabaya, Kamis 22 Oktober 2020. (Foto: Fariz Yarbo/Ngopibareng.id)

MAJU Perbaiki Segitiga Emas Tunjungan Sebagai Pusat Ekonomi

Ngopibareng.id Pilkada 22 October 2020 21:00 WIB

Calon Walikota Surabaya nomor urut dua, Machfud Arifin, berkomitmen untuk memperbaiki segitiga emas di kawasan Tunjungan sebagai pusat ekonomi dan wisata baru bagi warga Kota Pahlawan.

Machfud mengaku, saat ini miris melihat kondisi kawasan Tunjungan yang tampak tak terurus. Seperti Pasar Tunjungan yang dulu menjadi pusat perbelanjaan, kemudian kondisi pasar yang tak terawat, serta banyak bangunan yang mangkrak.

“Coba lihat ini yang kondisinya parah seperti ini, padahal kalau ini bagus berapa banyak pekerja yang bisa dipekerjakan di sini, terus ekonomi bisa jalan,” kata Machfud ketika bertemu dengan para pengusaha yang tergabung dalam Forum Komunikasi Asosiasi (Forkas) Jawa Timur di Hotel Bumi, Surabaya, Kamis 22 Oktober 2020.

Selain itu, Machfud juga mengaku heran sebenarnya melihat pemerintah yang justru memperlebar pedestrian yang ada di Jalan Tunjungan. Meski indah, namun pedestrian itu dinilai tak banyak berdampak karena tidak banyak pejalan kaki.

“Karena itu saya akan fungsikan jalan supaya lebih tepat dan bagus. Kemudian kita kembalikan segitiga emas Tunjungan dengan bangunan yang lebih bagus sehingga orang mau datang berbelanja atau berwisata,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Forkas Jatim, Peter Tjioe mengaku, senang mendengar visi misi serta program yang dicanangkan oleh Machfud Arifin.

Menurutnya, program yang dicanangkan sangat sesuai dengan kebutuhan para pengusaha yang ada di Surabaya untuk bisa memperluas usahanya. Termasuk keinginan Machfud untuk mengembalikan segitiga emas Tunjungan.

“Visi misi sudah cocok untuk mengembangkan ekonomi, kita juga butuh banyak pekerja baru, kemudian tidak bisa jam 9 malam Surabaya mati tapi harus hidup, mlaku-mlaku nang Tunjungannya dikembalikan seperti dulu. Kalau ini terealisasi maka ekonomi akan lebih baik,” kata Tjioe.

Selain itu, lanjut Tjioe, pengusaha juga mengharapkan kondisi yang aman bagi pengusaha untuk mendirikan usaha dan menanamkan investasi di Surabaya.

Ia yakin dengan pengalaman Machfud Arifin yang pernah menjabat sebagai Kapolda Jatim akan mampu merealisasi program-program dengan pengalaman yang ia miliki.

“Kami ini mendambakan sosok pimpinan Surabaya yang bisa menjaga kondufsifitas dan menaikkan suasana untuk berbisnis. Kami percaya dengan pengalaman Pak Machfud ini bisa direalisasikan bukan cuma janji-janji,” katanya.

Penulis : Fariz Yarbo

Editor : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

30 Nov 2020 17:13 WIB

Dinkes Jateng Koreksi Rilis Covid-19 oleh Satgas: Itu Tidak Benar

Nusantara

Menurut Dinkes Prov Jateng data satgas itu terjadi dobel data.

30 Nov 2020 17:08 WIB

Polda Jabar Anggap RS Ummi Bogor Lakukan Tindak Pidana Murni

Hukum

RS Ummi Bogor oleh Kapolda dianggap melakukan tindakan pidana murni.

30 Nov 2020 17:00 WIB

Update Covid Indonesia: 4.617 Infeksi, Jumlah Orang Dites Turun

Reportase

Jakarta melaporkan infeksi lebih dari seribu.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...