Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Gunawan saat sedang memasangkan ropi Deelivery SIM kepada petugas. (Foto: Tomi/ngopibareng.id)
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Gunawan saat sedang memasangkan ropi Deelivery SIM kepada petugas. (Foto: Tomi/ngopibareng.id)

Kini, Mengurus SIM di Colombo Tak Perlu Menunggu

Ngopibareng.id Surabaya 06 August 2018 16:49 WIB

Mau mengurus SIM, takut lama menunggu? Kini, kekhawatiran itu tak perlu terjadi. Sebab, Satlantas Polrestabes Surabaya sudah  meluncurkan program baru bernama Delivery Surat Izin Mengemudi (SIM).

Delievery SIM merupakan jasa pengantaran SIM ke rumah para pemohon. Jasa ini tidak dipungut biaya alias gratis. Syaratnya, tentu saja pemohon sudah selesai melakukan proses pembuatan SIM baru maupun perpanjangan SIM.

Layanan ini diharapkan mempermudah pemohon yang tidak punya banyak waktu, untuk menunggu SIM selesai dicetak. Maklum selama ini, pengurusan SIM butuh waktu cukup lama dari awal hingga selesai cetak.

Selain program Delivery SIM, Satlantas Polrestabes Surabaya juga meresmikan Tim Reaksi Cepat Penanganan Laka Lantas, yang sudah beroperasi mulai Senin 6 Agustus 2018.

Untuk layanan Tim Reaksi Cepat Penanganan Laka Lantas ini diharapkan bisa datang lebih awal ke lokasi kecelakaan dan melakukan identifikasi. Itu dinilai cukup efisien, karena akan akan menggunakan roda dua yang dilengkapi sirine. Roda dua akan memakan waktu lebih cepat dibandingkan menggunakan roda empat.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Gunawan memuji dua layanan yang diresmikannya. Sebab, dua layanan itu merupakan terobosan kreatif dari Polrestabes Surabaya.

"Pelayanan ini ntuk memenuhi kebutuhan masyarakat terutama terkait waktu. Kota Surabaya sebagai kota metropolitan yang mengikuti tuntutan masyarakat, untuk bergerak dengan cepat, ujarnya. 

Sementara AKBP Eva Guna Pandia Kasatlantas Polrestabes Surabaya mengatakan untuk Delivery SIM tidak dipungut biaya asal pemohon sudah menyelesaikan persyatatan pembuatan SIM.

Setelah proses wajibnya dilalui, tinggal menunggu cetak saja tidak perlu menunggu. Bisa ditinggal kalau repot, atau ada kepentingan lain. Nanti bisa minta tolong ke petugas dan menggunakan jasa pengantaran SIM. Ini gratis. Nanti setelah jam kerja, SIM akan kami antar, " ujarnya.

Sementara untuk layanan kedua Tim Reaksi Cepat Penanganan Laka Lantas bisa dipastikan penanganan korban lebih cepat dengan roda dua sambil menunggu mobil evakuasi tiba. (tom)

Penulis : Fa Vidhi Visinanda Asnan

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

03 Mar 2021 03:15 WIB

MotoGP 2021 Mulai Tes di Sirkuit Losail 6 Maret

MotoGP

MotoGP 2021 dijadwalkan digelar pada akhir Maret ini.

27 Feb 2021 13:48 WIB

Pemilik Toko di Blitar Tewas pernah Kehilangan Uang Rp1 Miliar

Kriminalitas

Pemilik toko di Blitar tewas bersimbah darah.

27 Feb 2021 10:31 WIB

Pemilik Toko Tewas Bersimbah Darah di Blitar

Kriminalitas

Karyawan toko yang pertama kali menemukan jasadnya.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...