Kesibukan di dapur umum Kemensos di lokasi gempa Sulbar.( Foto: Dokumentasi Kemensos)
Kesibukan di dapur umum Kemensos di lokasi gempa Sulbar.( Foto: Dokumentasi Kemensos)

Bantu Korban Gempa, Kemensos Dirikan 6 Dapur Umum

Ngopibareng.id Nasional 17 January 2021 16:23 WIB

Kementerian Sosial (Kemensos) membangun enam posko dapur umum bagi korban gempa. Enam dapur umum tersebut dua berasal dari Provinsi Sulawesi Barat, sedangkan satu dari Provinsi Sulawesi Selatan dan tiga dari Provinsi Sulawesi Tengah.

Fasilitas itu untuk memenuhi kebutuhan dasar bagi para penyintas gempa di Kabupaten Majene dan Mamuju. 

“Seluruh masakan kita sebarkan ke lokasi pengungsi atau bagi yang lokasi pengungsianya dekat bisa langsung mengambil", jelas Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos, M Safii Nasution, di Sulbar, Minggu 17 Januari 2021.

"Satu mobil dapur umum lapangan dapat memasak 2000 masak makanan. Sehari kita salurkan 2 kali. Jadi total nya mencapai 24.000", ujar Safii.

Menurut dia, rencananya posko dapur umum difokuskan di satu titik, yakni Kantor Gubernur. Hal ini demi distribusi dan komunikasi berada dalam satu komando. Selanjutnya makanan akan didistribusikan ke 97 posko pengungsian yang terdaftar di Dinas Sosial, Sulbar.

"Untuk memudahkan pengontrolan Gubernur minta semua dapur umum dalam satu titik yaitu di kantornya," tambah Safii.

Safii menyebut situasi di Sulawesi Barat belum sepenuhnya kondusif. Namun, pemerintah berupaya semaksimal mungkin memenuhi kebutuhan dasar seluruh korban.

Kumpulkan Pengungsi di Stadion

Tersebarnya titik pengungsian di Kabupaten Mamuju dan Majene menyulitkan distribusi makanan dan bantuan lainnya. Untuk itu, bagi pengungsi yang berada di Kabupaten Mamuju, Kemensos bersama Pemprov Sulbar mengambil kebijakan mengumpulkan mereka dalam satu lokasi yaitu di Stadion Manakarra, Mamuju.

Untuk menghindari penyebaran Covid-19, Safii mengatakan telah mengirimkan tenda pengungsi Covid-19 yaitu tenda yang menggunakan pembatas dan adanya ventilasi di setiap ruangnya.

"Kita siapkan 10 tenda untuk sementara dan bisa nambah tergantung jumlah pengungsi," katanya.

Selain itu, Kemensos juga menyediakan genset untuk memenuhi kebutuhan listrik bagi pengungsi. Kemensos juga pastikan semua kebutuhan listrik terpenuhi. Masyarakat bisa ngecarge HPnya agar mereka bisa berkomunikasi dengan keluarganya.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Sulawesi Tengah, Mumu Suherlan mengaku membawa tiga mobil dapur umum lapangan (Dunlap) yaitu dari mobil dunlap propinsi, Kabupaten Donggala dan Sigi untuk membantu penyediaan makanan korban gempa di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

Kami berangkat hari Jumat pagi jam enam setelah mendapat arahan dari Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Pepen Nazaeuddin, dengan menempuh perjalanan 12 jam dari kota Palu," ujarnya.

Selain mengerahkan Dulap, dikatakan Mumu dinsos Sulteng juga mengerahkan pilar sosial seperti Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Tagana guna memasak makanan siap saji bagi pengungsi dan relawan yang membantu evakuasi korban gempa.

"Kami bawa 9 TKSK dan 40 Tagana dari Sulteng. Semua kita kerahkan untuk bantu penyediaan makanan di tiga titik dunlap," tambah Mumu.

Sementara Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati mengatakan korban jiwa akibat gempa Magnitudo 6,2 di Sulawesi Barat bertambah menjadi 56 orang.

Selain itu, terdapat 637 korban luka di Kabupaten Mejene dengan perincian 12 orang luka berat, 200 orang luka sedang, dan 425 orang luka ringan. Di Kabupaten Memuju, 189 orang mengalami luka berat dan menjalani rawat inap.

Penulis : Asmanu Sudharso

Editor : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

04 Mar 2021 19:00 WIB

Karyawan JungleLand Tagih Gaji Satu Tahun Belum Dibayar

Nasional

JungleLand tutup imbas corona, karyawan tuntut gaji setahun belum dibayar.

04 Mar 2021 18:00 WIB

Tanggapan FPI Enam Anggota FPI yang Tewas di Tol Jadi Tersangka

Nasional

Tim advokasi keluarga enam anggota FPI yang tertembak angkat bicara.

04 Mar 2021 16:31 WIB

Ketua DPD Ajak Masyarakat Lawan Penipuan Bermodus Vaksinasi

Nasional

LaNyalla menyebut ada kebocoran data pribadi.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...