Sekretaris Jenderal Kementerian Agama M. Nur Kholis Setiawan. (Foto: Istimewa)

Kemenag Manfaatkan Media Sosial Sebarkan Moderasi Beragama

Nasional 08 December 2019 19:47 WIB

Kementerian Agama akan memperbanyak penyuluhan melalui media sosial guna penyebaran nilai-nilai keagamaan yang moderat. Ini untuk melengkapi penyuluhan-penyuluhan keagamaan yang selama ini telah dilakukan dalam rangka mencegah radikalisme, bahkan terorisme di Indonesia.

"Ke depan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi, pencegahan radikalisme dan terorisme tidak hanya melalui jalur konvensional seperti penyuluhan, ceramah-ceramah dan melalui kurikulum di satuan pendidikan di lingkungan Kementerian Agama saja," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Agama M. Nur Kholis Setiawan, dalam keterangan diterima ngopibareng.id, Minggu 8 Desember 2019.

"Namun ke depan, diharapkan sudah mulai melalui jalur kontemporer dengan pemanfaatan media-media dan jaringan sosial yang ada dengan pendekatan yang lebih diterima oleh kaum milenial," kata Nur Kholis.

Sebelumnya, Sekjen Kemenag mengungkapkan hal itu, saat memberikan arahan pada Rencana Aksi di Lingkungan Kementerian Agama Terkait Program Penanggulangan Terorisme Tahun 2020, di Jakarta, belum lama ini.

Sekjen M. Nur Kholis menyampaikan peranan Kementerian Agama dalam penanggulangan radikalisme dan terorisme bersifat pencegahan. "Dalam artian tusi Kementerian Agama memberikan pemahaman keagamaan yang tepat sehingga dapat mencegah paham radikal yang berujung pada terorisme," tutur Sekjen.

Sekjen menuturkan, pada tahun 2019, Kemenag telah terlibat dalam Aksi Penanggulangan Terorisme beserta 36 Kementerian/Lembaga yang dimotori Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Rencana Aksi Kementerian Agama tentang Penanggulangan Terorisme Tahun 2019 ini 100 persen disetujui oleh BNPT untuk diterapkan.

"Di mana dalam rencana ini terdapat 22 rencana aksi. Namun masih terbatas pada tiga provinsi, yaitu Sulawesi Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Jawa Timur," kata Sekjen.

Sekjen berharap, pada tahun 2020 mendatang, rencana aksi Kementerian Agama terkait dengan penanggulangan terorisme akan bertambah. "Karena kami berharap lebih banyak keterlibatan dari unit eselon I, seperti Ditjen Bimas Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha," imbuhnya.

Upaya Kemenag dalam penanggulangan terorisme ini, mendapat apresiasi dari Sestama BNPT Marsekal Muda TNI Dr. A. Adang Supriyadi. "Terutama terimakasih atas pengiriman kitab suci Al-Quran maupun injil bagi tiga lokasi tersebut," ujar Adang.

Penulis : Riadi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

12 Aug 2020 20:35 WIB

Dituding Demo Bayaran, Pekerja Seni Gresik Ancam Geruduk Warganet

Seni dan Budaya

Seorang warganet menuduh pekerja seni lakukan demo bayaran di media sosial.

30 Jul 2020 01:35 WIB

Sahkan Undang-undang, Turki Ancam Potong Bandwith Medsos

Internet

Youtube dan Facebook akan dipotong badnwithnya jika melanggar.

05 Jul 2020 13:44 WIB

Turki Segera Perketat Media Sosial, Ternyata Ini Penyebabnya

Internasional

Anggap media sosial sebagai "pisau pembunuh"

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...