Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor Yaqut Cholil Quomas usai menghadiri Pelantikan Pengurus GP Ansor Kota Malang di Gedung DPRD Kota Malang (Foto: Lalu Theo/ngopibareng.id)
Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor Yaqut Cholil Quomas usai menghadiri Pelantikan Pengurus GP Ansor Kota Malang di Gedung DPRD Kota Malang (Foto: Lalu Theo/ngopibareng.id)

Kasus Penghinaan Ma'ruf Amin, GP Ansor Sebut MUI Adu Domba Umat

Ngopibareng.id Nasional 04 October 2020 21:09 WIB

Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor Yaqut Cholil Quomas atau yang akrab disapa Gus Yaqut menyebut lembaga Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai pengadu domba umat lantaran kasus penghinaan kepada Wakil Presiden RI, Kiyai Ma'ruf Amin.

Kasus penghinaan tersebut dilakukan oleh Ketua MUI tingkat kecamatan di Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, dengan inisial SM. Pria tersebut menyandingkan foto Ma'ruf Amin dengan bintang porno asal Jepang, yaitu Shiego Tokuda atau yang biasa diplesetkan menjadi Kakek Sugiono.

"Ini ketua MUI di tingkat kecamatan. Ini kritik saya kepada MUI, bahwa MUI harus berbenah. Masa ulama itu memberikan ujaran kebencian. Masa ulama mengadu domba," tuturnya pada Minggu, 4 Oktober 2020 usai menghadiri Pelantikan Pengurus GP Ansor Kota Malang di Gedung DPRD Kota Malang.

Atas kejadian tersebut, Gus Yaqut menyarankan agar MUI melakukan introspeksi di internal organisasinya agar tidak terulang kembali kejadian serupa.

"Kalau memang MUI tidak mampu mengertikan anggotanya. Melakukan mekanisme organisasi secara ketat. Ganti saja (akronim) U-nya dengan yang lain. Jangan ulama dong," katanya.

Gus Yaqut melihat bahwa akhir-akhir ini MUI cenderung lebih sering terlibat dalam dinamika perpolitikan Indonesia daripada mengurusi kemaslahatan umat.

"Akhir-akhir ini kami lihat MUI lebih banyak terlibat dalam dinamika politik daripada dinamika keumatan, lebih sering menjadi kompor daripada mendinginkan hubungan antar umat beragama," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris MUI Tanjungbalai Abdul Rahim membenarkan bahwa pengunggah foto Kakek Sugiono yang disandingkan dengan Ma'ruf Amin merupakan Ketua MUI tingkat kecamatan di Kota Tanjungbalai.

Abdul Rahim mengatakan, MUI Kota Tanjungbalai menyesalkan tindakan oknum tersebut. Dia mengatakan MUI Tanjungbalai bakal menggelar rapat membahas tindakan SM.

Diketahui bahwa SM mengunggah foto kolase Ma'ruf Amin dan Kakek Sugiono beredar di akun media sosial Facebook. Dengan caption yang diduga menghina Wapres Ma'ruf Amin.

"Jangan kau jadikan dirimu seperti ulama tetapi kenyataannya kau penjahat agama. Di usia senja banyaklah berbenah untuk ketenangan di alam barzah. Selamat melaksanakan ibadah shalat Jumat," tulis SM dalam unggahannya tersebut.

Penulis : Lalu Theo Ariawan Hidayat Kabul

Editor : Rizal A

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

23 Nov 2020 23:37 WIB

LaNyalla Dorong Jatim Jadi Contoh Percepatan Pembangunan

Jawa Timur

PP 80 Tahun 2019 diharapkan dapat meningkatkan ekonomi.

23 Nov 2020 23:05 WIB

Update Covid-19: Pasuruan Laporkan 9 Orang Positif

Jawa Timur

Total ada 1.794 orang di Pasuruan yang positif Covid-19.

23 Nov 2020 22:30 WIB

Ribuan Anak Afghanistan Meninggal, Lembaga Donor Galang Bantuan

Human Interest

Save the Children mengatakan 26 ribu anak meninggal di Afghanistan.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...