Pengunggah video kontroversi Rendra Hardikurniawan, ternyata alami gangguan kejiawaan sejak lama. (foto: facebook)
Pengunggah video kontroversi Rendra Hardikurniawan, ternyata alami gangguan kejiawaan sejak lama. (foto: facebook)

Polda Jatim Uji Banding Soal Kondisi Kejiwaan Pelaku Penghina Nabi

Ngopibareng.id Jawa Timur 09 May 2018 12:02 WIB

Kasus penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW, yang dilakukan oleh Rendra Hardikurniawan (39) masih dalam proses pemeriksaan oleh Polda Jawa Timur. Saat ini Rendra sendiri sudah dipindahkan ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur Surabaya unuk jalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, pelaku sudah dipindahkan ke RSJ Menur sejak Jumat 4 Mei 2018 kemarin. Pemindahan ini dilakukan karena Rendra diduga mengalami gangguan kejiwaan setelah diperiksa secara intensif di Rumah Sakit Bhayangkara.

"Yang bersangkutan (Rendra) telah dipindahkan ke RSJ Menur, yang pasti pemindahan ini dilakukan untuk pembanding supaya penegakan hukum pada tersangka, dalam hal ini kami (polisi) telah bertindak cepat, tapi terkendala kondisi psikis tersangka," ujar Barung.

Barung juga menyampaikan, pemindahan ini bertujuan supaya dugaan gangguan kejiwaan tersebut dapat segera diketahui. Serta tak hanya dari pihak kepolisian saja, namun akan melibatkan beberapa pihak terkait guna dapat memastikan kebenarannya.

"Selain melibatkan dokter kejiwaan dari RSJ Manur, kepolisian juga dibantu dokter dari Rumah Sakit Dr. Soetomo Surabaya," katanya.

Sementara itu, psikiater RS Bhayangkara dr. Agnes M. Haloho SpKJ, yang juga sempat memeriksa kondisi Rendra mengaku, bahwa Rendraa benar mengalami gangguan kejiwaan.

Hal ini disebabkan muncul halusinasi atau bisikan-bisikan yang sering didengarkan oleh pelaku. Namun meski sudah mempunyai kesimpulan awal, Agnes mengatakan harus perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap Rendra.

"Ya dia mengaku sering mendapat bisikan, dan itu sebenarnya hanya halusinasinya saja, tapi tetap kami akan melakukan pemeriksaan lagi," ucap Agnes.

Sebelumnya, nama Rendra Hardikurniawan mendadak menjadi viral di media sosial, setelah ia mengunggah video ngawur yang menghujat Nabi Muhammad di media sosial. Selanjutnya, Rendra ditangkap kepolisian ketika berada di sebuah rumah di Trawas, Mojokerto. (hrs)

Penulis : Haris Dwi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

27 Nov 2020 12:37 WIB

Zulhas-Khofifah Konsolidasi Pemenangan Pilwali Surabaya?

Jawa Timur

Zulkifli minta kader dukung penuh kebijakan Khofifah.

27 Nov 2020 12:30 WIB

ITS Kembangkan Pendeteksi Genangan di Runway Bandara

Teknologi dan Inovasi

Bekerjasama dengan Puslitbang TU Kemenhub.

27 Nov 2020 12:20 WIB

Foto dengan Jenazah Maradona, Pria Ini Dipecat dari Pekerjaannya

Dunia

Dia dianggap tidak memiliki rasa hormat.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...