Kru salah satu kapal penyeberangan mengenakan baju Hazmat lengkap dengan face shield, saat memeriksa suhu tubuh calon penumpang yang akan naik ke atas kapal penyeberangan. (Foto: Muh Hujaini/Ngopibareng.id)

Kapal Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Mulai Terapkan New Normal

Jawa Timur 01 June 2020 15:22 WIB

PT ASDP Indonesia Ferry Ketapang, Banyuwangi, selaku operator Pelabuhan penyeberangan Ketapang telah menyiapkan skenario untuk penerapan new normal. Untuk mendukung kebijakan ASDP ini, operator kapal penyeberangan Ketapang-Gilimanuk telah menerapkan sejumlah skenario new normal pada pengguna jasa dan juga kru kapal penyeberangan.

Pedoman utama penerapan new normal ini mengacu pada protokol standar dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Mulai penggunaan masker, penerapan physical distancing saat penumpang masuk ke kapal hingga posisi tempat duduk di dalam kapal.

"Petugas melakukan prosedur pemeriksaan suhu tubuh, pemberian hand sanitizer kepada pelanggan yang masuk kapal, dan juga disediakan tempat cuci tangan saat akan embarkasi," kata Manager Cabang PT. DLU, Sunaryo, salah satu operator kapal penyeberangan Ketapang-Gilimanuk, Senin, 1 Juni 2020.

Di dalam kapal, lanjut Sunaryo, disediakan tempat cuci tangan untuk penumpang dan sudah dilengkapi dengan sabun antiseptik. Seluruh ruangan kapal disemprot dengan cairan disinfektan setiap kali proses bongkar muat penumpang di Pelabuhan.

Untuk kru kapal penyeberangan, seluruh petugas pelayanan diwajibkan mengenakan face shield atau pelindung wajah dan disediakan baju hazmat. Bahkan untuk koki diatas kapal juga diharuskan menggunakan masker dan sarung tangan dalam menyiapkan masakan untuk pelanggan.

"Seluruh kru kapal kita berikan suplemen kesehatan berupa minuman tradisional, jus buah, vitamin C dan E," jelas Sunaryo.

Di atas Kapal penyeberangan, juga disediakan tenaga medis untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan awal jika ditemukan gejala awal Covid-19 pada pengguna jasa.

"Kami juga menyediakan ruang isolasi khusus di atas kapal jika sewaktu-waktu ada pelanggan yang terdapat indikasi dan gejala Covid-19," tegas Sunaryo.

Wahyudi, 42 tahun, salah seorang penumpang menyatakan, dirinya merasa lebih nyaman dengan penerapan konsep ini.

 

"Bagus kalau diterapkan seperti ini. Saya sebagai penumpang jadi lebih nyaman di tengah kondisi seperti ini," kata pria yang akan menyeberang ke Bali ini.

Penulis : Muh Hujaini

Editor : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

05 Jul 2020 11:00 WIB

Secara Nasional UTBK Diikuti 703.875 Peserta

Pendidikan

UTBK 2020 dilaksanakan dalam dua tahap, 5 sd 14 Juli dan 20 sd 29 Juli.

05 Jul 2020 10:59 WIB

AC Milan Panaskan Zona Eropa

Liga Italy

AC Milan masih rawan terlempar karena masih bertemu dua lawan berat

05 Jul 2020 10:45 WIB

Ini 4 Catatan di Balik Sukses Munchen Kawinkan Gelar

Liga Jerman

Munchen sandingkan gelar Bundesliga dengan DFB Pokal

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...