Presiden Jokowi menerima kunjungan PM Belanda Mark Rutte, di Istana Kepresiden, Senin, 7 Oktober 2019. (Foto: Setpres)

Tingkatkan Kualitas SDM, Presiden Jokowi Gandeng Belanda

Nasional 07 October 2019 22:35 WIB

Dalam lima tahun ke depan, Presiden Joko Widodo akan memberikan perhatian dan prioritas bagi pengembangan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Pendidikan pun akan memegang peranan sentral bagi upaya tersebut.

Saat menerima kunjungan resmi Perdana Menteri (PM) Belanda Mark Rutte di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin, 7 Oktober 2019, Presiden Jokowi mengajak Pemerintah Belanda untuk meningkatkan kerja sama dalam bidang pendidikan.

"Dalam pertemuan, kami juga membahas upaya peningkatan kerja sama di bidang vokasi, termasuk di bidang kemaritiman dan keperawatan," kata Presiden Jokowi dalam pernyataan pers bersama.

Di samping itu, Presiden Jokowi menjelaskan, Belanda merupakan salah satu mitra penting Indonesia di Eropa, baik di bidang perdagangan, investasi, maupun pariwisata. Di antara negara-negara Eropa, Belanda merupakan mitra perdagangan nomor dua terbesar, mitra investasi nomor satu, dan mendatangkan wisatawan nomor empat terbesar dari Eropa.

Kerja sama ini akan terus diperkuat dengan menggunakan kerangka kemitraan komprehensif yang sudah dimiliki oleh Indonesia dan Belanda.

Di tengah situasi perekonomian dunia yang mengalami tren pelemahan, Presiden Jokowi memandang perlu upaya meningkatkan kerja sama ekonomi dengan banyak mitra, termasuk dengan Belanda.

Di bidang perdagangan, Indonesia dan Belanda sepakat untuk terus meningkatkan perdagangan yang terbuka dan adil. Dalam konteks ini, Presiden Jokowi kembali menyampaikan kekhawatiran Indonesia untuk kebijakan Uni Eropa terhadap kelapa sawit.

"Saya juga menghargai kerja sama yang baru saja ditandatangani oleh Indonesia dan Belanda di New York tanggal 26 September 2019 yang lalu, mengenai pengembangan kapasitas petani kecil sawit untuk menghasilkan kelapa sawit yang lestari," kata Presiden.

Sementara itu, di bidang investasi Presiden Jokowi mengajak Belanda untuk meningkatkan kemitraan di bidang infrastruktur maritim dan pengelolaan air. Di pengujung pernyataannya, Presiden Jokowi menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah Belanda yang terus menghormati kedaulatan Indonesia.

"Sebagai penutup, saya berikan apresiasi kepada pemerintah Belanda yang secara konsisten tegas menghormati kedaulatan negara Republik Indonesia," ujarnya.

Sementara itu, PM Rutte mengaku senang bisa mengunjungi Indonesia kembali. Untuk diketahui, ini merupakan kunjungan ke-3 PM Rutte ke Indonesia. Kunjungan sebelumnya pada tahun 2013 dan 2016.

"Banyak hubungan sejarah antara kedua negara dan kita juga mendorong kerja sama baru di masa depan melalui pariwisata, juga pertukaran mahasiswa, dan tentu saja hubungan perdagangan," kata PM Rutte.

Terkait kelapa sawit, PM Rutte menyebut, pihaknya berupaya untuk mengubah situasi kompleks menjadi peluang.

"Kami berupaya untuk mengubah situasi kompleks ini menjadi peluang. Seperti yang tadi disampaikan, MoU baru saja ditandatangani. MoU tersebut akan fokus pada pengembangan kapasitas petani skala kecil," ujarnya.

Menurut PM Rutte, banyak sekali area kerja sama lainnya yang memiliki potensi untuk dikembangkan oleh Indonesia dan Belanda. Termasuk di antaranya tentang pengelolaan air, kesehatan, perubahan iklim, dan pengelolaan sampah.

"Saya harap bersama-sama kita akan memanfaatkan peluang tersebut," kata Presiden Jokowi. (asm).

Penulis : Asmanu Sudharso

Editor : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

02 Jun 2020 14:18 WIB

Masjid Istiqlal akan Dibuka Kembali Juli 2020

Nasional

Kunjungan presiden jelang pembukaan kembali Masjid Istiqlal.

01 Jun 2020 10:16 WIB

Presiden Jokowi Peringati Hari Lahir Pancasila 1 Juni

Nasional

Hari lahir Pancasila diperingati di tengah pandemi corona.

29 May 2020 13:30 WIB

Proyek Strategis Jangan Kalah dengan Covid-19

Nasional

Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk pemulihan ekonomi dampak Covid-19.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...