Jadwal program Belajar dari Rumah TVRI. (Foto: Instagram @kemdikbud.ri)

Jadwal Belajar dari Rumah TVRI, Kerajinan dari Stik Es Krim

Pendidikan 01 June 2020 07:51 WIB

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI melalui akun Instagram @kemdikbud.ri merilis jadwal program Belajar dari Rumah yang tayang di TVRI pada Senin, 1 Juni 2020.

Bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila, TVRI secara khusus menayangkan siaran langsung Hari Lahir Pancasila pada pukul 08.00 - 09.00 WIB.

Setelahnya, program Belajar dari Rumah masih sama seperti minggu lalu, tak ada materi yang dibahas dalam program belajar hari ini karena masih dalam suasana libur Idul Fitri atau Lebaran.

Meski demikian, TVRI akan menyuguhkan tayangan edukatif untuk siswa PAUD hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dan para orangtua murid.

Berikut ini jadwal Belajar dari Rumah TVRI:

- 09.00 - 09.30 WIB siswa PAUD dan sederajat

Jalan Sesama: Menunggu

- 09.30 - 10.00 WIB siswa SD kelas 1-3 dan sederajat

Petualangan Oki dan Nirmala: Petualangan di Hutan Maple

- 10.00 - 10.30 WIB siswa SD kelas 4-6 dan sederajat

Kerajinan dari Stik Es Krim

- 10.30 - 11.00 WIB siswa SMP dan sederajat

Telisik Balet: Legenda Burung Api Manggarai

- 11.00 - 11.30 WIB siswa SMA/SMK dan sederajat

Film pendek: Obsesi dan Senior Vs Junior

- 11.30 - 12.00 WIB Guru dan Orangtua

Keluarga Indonesia: Melatih Emosi Anak

- 13.00 - 15.00 WIB

Film Anak: Sekolah Rimba

- 20.00 - 21.30 WIB

Film: Soekarno - Ketika Bunga di Ende

- 22.30 - 23.00 WIB

Jakarta Philharmonic Concert: Bahagia di Rumah

* Program ini tidak bersifat wajib dan merupakan pembelajaran dari rumah.

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

09 Jul 2020 16:10 WIB

Satu Pedagang Positif Covid-19, Pasar Pahing Kediri Ditutup

Jawa Timur

Pasar Pahing Kota Kediri ditutup tiga hari.

09 Jul 2020 15:50 WIB

Selama Pandemi, Pelayanan Pasien Kanker AHCC Tetap Berjalan

RS Adi Husada

Pelayanan Pasien Kanker AHCC, Selama Masa Pandemi Tetap Berjalan

09 Jul 2020 15:46 WIB

Kurva Covid-19 Tak Turun, Pakar: Jangan Salahkan Jatim

Jawa Timur

Angka kasus bisa dilihat 7-8 hari kemudian.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...