Pencetak Gol Terbanyak Klub, Aguero Dilirik Barcelona

20 Jan 2020 05:30 Liga Inggris

Selain nama David Silva yang menjadi pemain dengan caps terbanyak Manchester City pada pertandingan melawan Crystal Palace, Sabtu 18 Januari 2020, nama Sergio Kun Aguero juga tercatat di buku sejarah klub asal Kota Manchester tersebut.

Dua gol Aguero ke gawang Palace menjadikan dirinya sebagai pemegang jabatan top skor sepanjang masa City dengan koleksi 251 gol dari 360 penampilannya bersama The Citizens di semua kompetisi.

Striker mungil asal Argentina yang direkrut City dari Atletico Madrid di musim panas 2011 tersebut, juga tercatat sebagai pemain asing tersubur di era Premier League dengan mengemas 179 gol dalam 9 tahun pengabdiannya bagi Manchester biru.

Tak main-main, Aguero bahkan sudah melampaui rekor legenda Arsenal asal Peranci Thierry Henry, yang telah mencetak 175 gol di Liga Inggris dari 258 penampilannya selama 8 tahun 2 bulan bersama Arsenal dalam dua periode. Berbeda dengan Henry, Aguero hanya butuh 256 laga untuk mencetak 179 gol.

Musimmusim awal Sergio Agureo bersegaram Manchester City
Musim-musim awal Sergio Agureo bersegaram Manchester City.

Meski menjadi mesin gol dan pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah, nampaknya fans City harap-harap cemas terkait masa depan Aguero.

Setelah 9 tahun membela panji Manchester biru dan memenangi 4 trofi Liga Inggris, 1 trofi FA Cup, 4 trofi Football League, dan 3 Community Shield, sepertinya sudah saatnya Aguero untuk pergi ke klub lain, guna berharap bisa memenangi trofi bergengsi, Liga Champion.

Isu tersebut semakin santer setelah bintang Barcelona Lionel Messi meminta pelatih anyar Barca Quique Setien, untuk merekrut Aguero sebagai pengganti Luis Suarez yang cedera hingga akhir musim nanti. Jika tawaran tersebut benar datang ke Aguero, bukan tak mungkin pemain mungil itu menerima tawaran Blaugrana.

Kesempatan bermain bersama Messi tak mungkin ia lewatkan. Karena, itu akan memudahkan Aguero saat bermain di timnas Argentina. Selain itu, bersama Barca, peluang untuk menjuarai Liga champion juga lebih besar ketimbang City, yang selalu kandas di fase knock-out Liga Champions. Entah di 16 besar, 8 besar, atau semifinal.

Penulis : Alief Sambogo
Editor : Yasmin Fitrida


Bagikan artikel ini