Ilustrasi (Pixabay)
Ilustrasi (Pixabay)

Iran Larang Medsos Asing di Sekolah

Ngopibareng.id Internasional 01 May 2018 11:47 WIB

Kementerian Pendidikan Iran melarang penggunaan media sosial buatan asing di sekolah sebagai usaha mereka membatasi penggunaan platform dalam jaringan asing. Sekolah, seperti diberitakan AFP, hanya boleh menggunakan jejaring sosial domestik untuk berkomunikasi.

Di negara ini, Telegram adalah aplikasi paling populer yang sampai 2017 lalu memiliki 40 juta pengguna bulanan. Perusahaan-perusahaan di Iran sering menggunakan Instagram untuk berkomunikasi langsung dengan konsumen mereka.

Sementara itu, Facebook dan Twitter diblokir, namun sejumlah pengguna memakai koneksi VPN untuk mengaksesnya. Awal tahun ini, otoritas Iran melarang warga menggunakan Telegram untuk sementara selama terjadi gelombang protes di puluhan kota. Telegram dituduh memicu kelompok "kontrarevolusioner" berbasis asing untuk melakukan kerusuhan.

Iran berusaha mengembangkan media sosial buatan sendiri untuk membatasi ketergantungan terhadap platform berbasis asing. (ant)

Penulis : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

05 Dec 2020 04:41 WIB

Neraka dan Pilihan Ketemu Artis di Akhirat! Ini Penjelasan Ulama

Islam Sehari-hari

Terkait seorang mengolok-olok neraka, apa hukumnya?

12 Aug 2020 20:35 WIB

Dituding Demo Bayaran, Pekerja Seni Gresik Ancam Geruduk Warganet

Seni dan Budaya

Seorang warganet menuduh pekerja seni lakukan demo bayaran di media sosial.

30 Jul 2020 01:35 WIB

Sahkan Undang-undang, Turki Ancam Potong Bandwith Medsos

Internet

Youtube dan Facebook akan dipotong badnwithnya jika melanggar.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...