Anthony Sinisuka Ginting saat bertanding di Semifinal China Open 2019. (Foto: PBSI)

Ginting Gagal Taklukan Momota, Indonesia Hanya Raih Satu Gelar

Bulutangkis 22 September 2019 16:33 WIB

Indonesia gagal meraih gelar di nomor tunggal putra China Open 2019. Anthony Sinisuka Ginting harus mengakui unggulan pertama asal Jepang Kento Momota, yakni 21-19, 17-21, 19-21. Hasil ini memastikan Indonesia hanya meraih satu gelar di nomor ganda putra.

Laga final ini dihelat di Olympic Sport Center Changzou, China. Di game pertama, Ginting sempat tertinggal 0-3 di awal laga. Namun, Ginting berlahan bangkit dan mengejar Momota.

Pada interval game pertama Ginting unggul 11-10 atas Momota. Usai interval beberapa kesalahan Ginting membuat Momota berbalik unggul 16-14.

Ginting perlahan bangkit dan menyamakan kedudukan di angka 18-18. Setelah itu Ginting meraih dua poin berturut-turut untuk meraih game point di set pertama. Sempat kehilangan satu poin, Ginting akhirnya menutup game pertama dengan kemenangan 21-19.

Di game kedua, Ginting sempat unggul beberapa kali di awal laga, namun pemain yang akan genap berusia 23 tahun pada Oktober mendatang tersebut sering melakukan kesalahan sendiri. Di interval, Ginting tertinggal 7-11.

Usai interval Ginting sempat mengejar ketertinggalan angka menjadi 13-13. Namun beberapa kesalahan Ginting membuat Momota kembali menjauh di angka 19-15. Sempat meraih dua poin beruntun, Ginting harus kehilangan game kedua dengan skor 17-21.

Di game penentuan, Ginting sempat memimpin 3-1 di awal laga. Namun secara luar biasa Momota meraih delapan poin beruntung dan berbalik unggul 9-3.

Ginting sempat mendekat kembali setelah meraih lima poin beruntun di angka 8-9. Namun Momota berhasil mengunci interval game ketiga dengan keunggulan 11-8.

Usai interval, kejar mengejar angka di antara kedua pemain terjadi. Baik Ginting dan Momota sering melakukan kesalahan sendiri di game ketiga. Kesalahan smash dari Ginting, membuat Momota di atas angin saat ia unggul 19-15. Ginting sendiri sempat mendapat perawatan di bagian kakinya di saat kedudukan 16-19 untuk Momota.

Namun pemain asal Cimahi tersebut tetap melanjutkan pertandingan dan meraih tiga poin berturut-turut untuk menyamakan kedudukan di angka 19-19. Sayangnya pengembalian melebar dari Ginting membuat Momota meraih Match Point di angka 20-19.

Di momen penentuan, pengembalian serve dari Ginting gagal melewati net dan memastikan Momota meraih gelar tunggal putra di China Open kali ini setelah bertanding lebih dari 95 menit. Hasil ini membuat Momota telah meraih tujuh gelar hanya pada gelaran BWF Tour tahun ini.

Pertandingan antara Ginting dengan Momota sendiri di China Open 2019 merupakan ulangan final tahun lalu dimana Ginting keluar sebagai pemenang. Saat itu Ginting menang 23-21 dan 21-19.

Penulis : Faiq Azmi

Editor : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

15 Jan 2020 15:38 WIB

3 Hari Usai Kecelakaan di Malaysia, Kento Momota Balik ke Jepang

Bulutangkis

Usai menjalani perawatan di RS Putrajaya, Malaysia, Kento Momota pulang kampung.

13 Jan 2020 12:51 WIB

Kecelakaan, Momota Alami Patah Tulang Hidung

Bulutangkis

Kento Momota alami luka patah pada hidung.

13 Jan 2020 11:17 WIB

Pebulu Tangkis Nomor 1 Dunia Momota Kecelakaan di Malaysia

Bulutangkis

Pebulu tangkis nomor satu dunia asal Jepang Kento Momota kecelakaan di Malaysia.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.