Franck Kessie Yakin Bersama Pelatih Baru Milan Akan Bangkit

17 Oct 2019 10:14 Liga Italy

Gelandang AC Milan, Franck Kessie, mengakui pemecatan Marco Giampaolo karena tak cukup waktu bagi skuat AC Milan untuk beradaptasi dengan beberapa hal baru yang dibawa sang pelatih. Namun Kessie yakin, bersama pelatih baru, Milan akan bangkit.

"Giampaolo mengubah sistem permainan kami dan tidak ada cukup waktu untuk kami melakukan yang dia minta. Namun di Milan memang tak ada waktu karena ada tekanan dan hal-hal lainnya," ujar Kessie kepada Sport Mediaset dan dikutip Football Italia.

Manajemen Milan memecat Marco Giampaolo sesaat setelah Il Davolo Rosso menang 2-1 dalam laga tandang kontra Genoa, 6 oktober 2019 lalu. Posisinya digantikan oleh mantan pelatih Fiorentina, Stefano Pioli.

Meski menang di laga itu, Giampaolo dianggap gagal membawa Milan menjadi lebih kompetitif di Serie A 2019-2020. Maklum, kemenangan atas Genoa merupakan hasil positif ketiga Milan dari tujuh pertandingan yang telah mereka lakoni. Sementara empat laga lainnya berakhir dengan kekalahan.

Dengan hasil tersebut, Milan kini berada di posisi ke-13, hanya selisih tiga poin dengan penghuni zona degradasi. Posisi ini sangat rawan bagi Rossoneri jika tak segera tancap gas.

"Saya mendengar soal pergantian pelatih saat bergabung dengan tim nasional. Kami adalah pemain dan harus selalu siap memberikan yang terbaik, siapapun yang berdiri di tepi lapangan," kata Kessie.

Sementara itu, pemain Milan lainnya, Theo Hernandez, meyakini pelatih pengganti Stefano Pioli akan membawa Milan lebih baik. Pasalnya, pelatih anyar Milan ini membawa pendekatan berbeda yang disukai para pemain Milan.

Meski ditentang oleh para fans Milan karena Pioli dianggap tak memiliki rekam jejak yang mumpuni untuk menangani tim sebesar Milan. Protes tersebut muncul lantaran persentase kemenangan Pioli sejak menjadi pelatih hanya 37,08 persen dari total 631 pertandingan.

Apalagi sebelumnya Pioli tercatat tiga kali dipecat oleh klub yang ia tangani, yakni saat melatih Inter Milan (2017), Lazio (2016), dan Bologna (2014).

Namun Theo mengacuhkan catatan tersebut. Ia menilai Milan mengambil langkah yang tepat. Sebab Ia merasa pria 53 tahun ini memiliki sesuatu yang bagus untuk memulai pekerjaannya di Milan.

"Jelas lebih baik bagi seorang pelatih menangani tim sejak awal musim, Namun hal-hal seperti ini bisa terjadi dalam sepakbola," kata Theo dikutip dari Sky Sport Italia.

"Kami sekarang memiliki Pelatih yang saya anggap sangat baik dan saya yakin kami akan tampil dengan baik bersamanya Saya tidak kenal dia sebelumnya, tapi di memainkan sepak bola yang menarik dan memiliki pendekatan permainan yang jelas,” katanya.