Papua Festival Mengenalkan Sisi Lain Papua ke Warga Surabaya

22 Nov 2019 19:12 Surabaya

Papua selalu identik dengan Raja Ampat. Padahal pulau paling ujung di Indonesia ini memiliki banyak sekali sumber daya alam, budaya, kesenian, dan hutannya. Untuk mengenalkan kebudayaan Papua yang jarang di expose, Tunjungan Plaza Surabaya menggagas acara bertajuk 'Papua Festival' di Atrium TP 6 lantai 2.

Festival kebudayaan Papua ini berlangsung mulai hari ini, Jumat 22 November sampai Minggu, 24 November mendatang. Dalam acara ini ditampilkan berbagai kesenian, makanan khas Papeda, pahatan asli suku Asmat hingga koteka yang biasa dipakai penutup alat vital.

"Acara ini ditujukan agar warga Surabaya dapat melihat budaya Papua. Tentunya agar kami saling mengenal satu sama lain. Mengingat ada sekitar 1500 orang Papua yang tinggal di Surabaya," ujar Peter Frans Rumaseb, ketua Ikatan Keluarga Besar Papua Surabaya.

Peter biasa ia disapa mengatakan, acara ini bertujuan agar tak ada lagi jarak antara masyarakat Surabaya dengan Papua. Menurutnya, hidup berdampingan sangat indah begitu juga masyarakat Surabaya dan Papua.

"Seperti pelangi kan indah karena berbeda berbeda warna," imbuh Peter.

Pembukaan acara ini dihadiri oleh Wali Kota Surabaya, Tri Rismahari. Ia mengungkapkan, acara ini sekaligus menegaskan bahwa masyarakat Surabaya dan Papua sudah tidak memiliki masalah.

Koteka salag satu kebudayaan Papuan yang dikenalkan dalam Papua Festival Foto PitaNgopibarengid
Koteka, salag satu kebudayaan Papuan yang dikenalkan dalam Papua Festival. (Foto: Pita/Ngopibareng.id)
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengunjungi beberapa stand pameran di Papua Festival Foto Pitangopibarengid
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengunjungi beberapa stand pameran di Papua Festival. (Foto: Pita/ngopibareng.id)

Seperti yang diketahui, hubungan warga Papua dan Surabaya sempat memanas karena isu insiden perobekan bendera Merah Putih di depan asrama mahasiswa Papua, 16 Desember 2019.

Menurut Risma, Papua memiliki keunikan sendiri dari hasil kesenian dan kebudayaan yang mereka miliki. Selain ini, ungkap Risma masyarakat Papua juga memiliki keunikan sendiri dengan sikapnya yang polos.

"Orang Papua itu sangat tidak berprasangka dan tidak pernah berfikir negatif kepada orang lain," ungkap Risma.

Ia juga berpendapat, dengan banyaknya budaya Papua yang ada semakin menambah kaya budaya Indonesia. Serta membutikan bahwa Indonesia memang lebih kaya budaya dibandingkan negara lainnya.

Risma pun mengajak masyarakat Surabaya untuk menyaksikan budaya Papua lewat festival ini. "Silahkan hadir bagi yang mau hadir, mari kita dukung bersama acara ini," promosinya.

Untuk memeriahkan acara ini, Risma juga ikut berpartisipasi menari Sajojo bersama masyarakat Papua.

Penulis : Pita Sari
Editor : Yasmin Fitrida


Bagikan artikel ini