Kronologis Bayi Meninggal Dianiaya Ibu Kandung, Alami Koma Selama Dua Pekan

25 Mar 2018 21:21 Kriminalitas

Bayi berusia 1 tahun 6 bulan bernama Calista mengalami koma di RSUD Karawang selama dua pekan usai dianiaya ibu kandungnya, akhirnya meninggal dunia, Minggu, 25 Maret 2018.

Selama di rawat, Calista harus menggunakan alat bantu pernapasan untuk memacu jantungnya akibat luka kepala bagian belakangnya.

"Barusan saya mendapat kabar jika bayi Calista meninggal dunia sekitar pukul 9.55 Wib. Kita semua sudah berupaya memberikan yang terbaik untuk Calista namun takdir sudah digariskan kita hanya bisa berdoa." kata Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan.

Hendy mengatakan, jika kasus penganiayaan yang dialami Calista terus diproses dengan tersangka ibu kandung korban berinisial S.  Hingga saat ini, polisi masih memeriksa sejumlah orang yang mengetahui kasus tersebut.

"Sudah enam orang kita mintai keterangan dan tersangknya satu orang yaitu ibu kandungnya," katanya. 

Diketahui, bayi Calista mengalami penganiayaan secara terus menerus  oleh ibu kandungnya. Intensitas penganiayaan itu terjadi sejak Februari hingga mencapai puncaknya pertengahan Maret.

Puncak penderitaan Calista ketika sang ibu kandung membanting anaknya ke tembok dan kemudian terpental menabrak rak piring.  Calista mengalami luka yang cukup parah dibagian kepala belakangnya hingga mengalami pendarahan hebat.

Ibu kandung korban baru menyadari tindakan kerasnya kali ini sudah melampaui ambang batas, ketika melihat putrinya diam tidak berdaya. Biasanya, Calista akan menangis jika mengalami penganiayaan oleh ibunya, tapi kala itu Calista terdiam tanpa gerak.

Melihat hal tersebut, S segera melarikan anaknya ke rumah sakit RSUD.  Sampai di RSUD, dokter langsung membawa ke ruang perawatan intensif karena kondisi Calista ternyata sudah koma. 

Tim dokter yang memeriksa Calista pun mencium gelagat mencurigakan melihat luka yang dialami Calista. Luka itu berupa luka cubitan, pukulan, dan luka di bagian kepala belakang.

Mengetahui hal itu, dokter rumah sakit yang menangani Calista segera melaporkan dugaan penganiayaan ke Polres Karawang. Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan langsung mendatangi RSUD dan melihat langsung kondisi kesehatan Calista.

Melihat luka yang dialami Calista, Hendy segera perintahkan anak buahnya untuk mencari pelaku penganiaya Calista. Tak butuh waktu lama akhirnya polisi menetapkan ibu kandung Calista, S sebagai tersangka.

Penulis : Amanah Nur Asiah


Bagikan artikel ini