Pidato Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Foto : Antara
Pidato Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Foto : Antara

Coba Dibunuh Dengan Drone Berpeledak, Presiden Venezuela Selamat

Ngopibareng.id Internasional 05 August 2018 14:20 WIB

Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengaku berterima kasih kepada Tuhan karena selamat dari upaya pembunuhan politik yang menggunakan bom dalam pesawat nir-awak ("drone") pada Sabtu 4 Agustus 2018.

Dia menyalahkan Kolombia dan Amerika Serikat atas apa yang dia sebut sebagai sebuah konspirasi sayap-kanan untuk membunuhnya.

Dalam pidato terbaru yang disiarkan televisi -- beberapa jam setelah pidato lain di sebuah acara militer di Caracas harus terhenti insiden ledakan -- Maduro mengatakan bahwa "semua petunjuk mengarah" pada upaya kelompok sayap kanan.

Selain itu dia mengatakan bahwa serangan pada Sabtu direncanakan di negara tetangga Kolombia.

"Pesawat-pesawat itu datang untuk membunuh saya, namun saya dilindungi perisai cinta. Saya yakin saya masih bisa hidup bertahun-tahun lagi," kata dia sebagaimana dikutip dari Antara.(ant)

Penulis : Wahidin

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

11 Feb 2021 12:53 WIB

Pesawat Sipil di Arab Saudi Diserang Drone Kelompok Houthi

Internasional

Drone milik kelompok Houthi serang pesawat sipil di Arab Saudi.

03 Jan 2021 12:35 WIB

Roy Suryo Sentil Pemerintah Tak Serius Investigasi Drone Asing

Nasional

Padahal ini dianggap sebagai ancaman serius.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...