Kegiatan Sosilaisasi Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2018 tentang BPIP di Jakarta. Foto: Istimewa)

Bumikan Pancasila dengan Kekuatan Digital

Nasional 20 February 2020 21:07 WIB

Staf Khusus Dewan Pengarah Antonius Benny Susetyo mengajak pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) untuk mengisi ruang-ruang digital. 

Hal tersebut dikatakan Antonius Benny Susetyo dalam Kegiatan Sosilaisasi Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2018 tentang BPIP di Jakarta, Kamis 20 Februari 2020.

“Sekarang ini era digitalisasi, semua serba digital. Marilah era digitalisasi ini kita isi dengan nilai-nilai Pancasila,” ajak rohaniawan yang akrab disapa Romo Benny ini.

Lebih lanjut, Staf Khusus Dewan Pengarah BPIP itu, mengajak ASN BPIP sebarkan kebaikan melalui media sosial.

“ASN millennial di lingkungan BPIP, ayo gunakan media sosial kalian, gunakan kemampuan kalian dalam menggunakan media informasi untuk menyebarkan kebaikan nilai-nilai Pancasila,” tandas Benny.

Selain melalui media sosial, Benny juga berharap nilai-nilai Pancasila dibagikan melalui perilaku masing-masing. Nilai-nilai kebaikan diharapkan bisa tercermin dalam setiap kebijakan atau regulasi yang nantinya dibuat dengan melibatkan atau meminta pandangan dari BPIP.

“Di era digitalisasi semua harus ada komodifikasi. Komodifikasi adalah nilai tambah, nilai tambah dari Pancasila ini harus menjangkau seluruh rakyat Indonesia,” terang Romo Benny.

Terakhir, Benny mengingatkan setiap ASN di BPIP untuk mengingat roh dari instansi tempat mereka bertugas. 

“Roh BPIP itu Pancasila, intinya gotong royong. Marilah kita bergotong royong dan berkolaborasi dalam melakukan pembumian Pancasila dan mengawal setiap peraturan yang ada di negeri ini sehingga tidak bertentangan dengan Pancasila,” tutup Benny.

Penulis : Riadi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

03 Jun 2020 17:35 WIB

Bahaya, Sepeda Motor Terbakar Ketika Disemprot Disinfektan

Reportase

Diduga cairan disinfektan terlalu tinggi kadar akoholnya.

03 Jun 2020 17:18 WIB

Google Hapus Aplikasi Anti China Buatan India

Aplikasi

Aplikasi gratis Remove China Apps sudah diunduh lebih lima juta kali.

03 Jun 2020 17:11 WIB

24 Pengawas dan Kasek SMA di Banyuwangi Rapid Test Usai Dilantik

Jawa Timur

Hasil rapid test 10 pengawas dan 14 kepala sekolah di Banyuwangi negatif.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...