Ilustrasi Bonek Mania. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi Bonek Mania. (Foto: Istimewa)

Bonek Hijrah Keberatan Nama dan Logo Dicatut Er-Ji

Ngopibareng.id Liga Indonesia 16 October 2020 17:39 WIB

Kelompok Bonek Hijrah melayangkan protes kepada Calon Wakil Walikota nomor urut 01, Armuji. Mereka keberatan setelah nama dan logo kelompok mereka dicatut untuk tujuan politik.

”Dengan ini saya tegaskan, bahwa Bonek Hijrah tidak ada hubungan apa pun dengan pasangan calon mana pun,” kata Achmad Danang Ramdani.

”Saya adalah pendiri dan ketua Bonek Hijrah, dan saya tegaskan lagi bahwa tidak ada hubungan kami dengan calon mana pun,” lanjutnya.

Penegasan Achmad itu terkait dengan video yang viral beredar Kamis 15 Oktober 2020. Di situ terlihat Armuji yang merupakan calon Wakil Walikota nomor urut 01 memberikan arahan kepada sejumlah warga. Ia menginstruksikan agar Bonek yang hadir memilih pasangan nomor urut 01 dalam pilkada 9 Desember nanti.

”Pokok e tak rumat kabeh Bonek (pokoknya, saya perhatikan semua Bonek),” janji Armuji dalam video itu. 

Achmad menyebut acara deklarasi dalam video itu tidak ada kaitannya dengan Bonek Hijrah. Apalagi sampai nama dan logo Bonek Hijrah dicatut. ”Kami mengecam keras pencipta video tersebut. Video itu mencederai komitmen seluruh Bonek untuk tidak membawa nama Bonek dan Persebaya dalam agenda pilkada,” tegasnya.

Achmad mengajak semua rekan-rekannya di Bonek untuk mencari tahu siapa pembuat konten video itu. ”Kita harus meminta pertanggungjawaban dan permintaan maaf mereka,” tuntutnya.

Tidak hanya itu, Achmad dan Bonek Hijrah menuntut Armuji meminta maaf atas pencatutan nama Bonek Hijrah. Mereka pun siap melaporkan pelanggaran ini ke pihak berwenang.

”Kami sedang mempertimbangkan. Paling dekat, kami akan melaporkan ke Panwas,” tegas Achmad.

Sebelumnya, pasangan nomor urut 01 Eri Cahyadi-Armuji juga mendapat kecaman dari seorang fotografer profesional yang pernah bekerja di Persebaya menyusul fotonya dipakai oleh akun instagram @ericahyadi_ tanpa izin terlebih dahulu.

Pihak Eri sempat menyebutkan bahwa foto-foto itu didapatkan dari manajemen Persebaya. Namun, pernyataan mereka terbantahkan setelah Persebaya mengeluarkan rilis di website resminya, bahwa tidak pernah ada pemberian izin pemuatan foto tersebut kepada paslon ini.

Penulis : Rizal A

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

26 Nov 2020 11:03 WIB

10 Hal yang Perlu Diperhatikan Cyclist Pemula

Gowes Bareng

Saran dari Xtoredy, cycling enthusiast asal Tangerang, Jawa Barat.

26 Nov 2020 10:56 WIB

Madrid Buka Peluang Lolos, City Melaju ke Babak 16 Besar

Liga Champions

Madrid menggasak Inter Milan di Italia

26 Nov 2020 10:29 WIB

Yakin Khasiat Amalan dan Herbal, Ponpes Ini Tak Khawatir Covid-19

Jawa Timur

Pengasuh pondok pesantren mengaku memiliki pengetahuan soal obat herbal.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...